Perhutani KPH Blora Perkuat Keberhasilan Penanaman melalui Pengawasan Ketat Persemaian

BLORA, (03/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penaburan JPP KBK di persemaian Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalonan, Jumat (03/07).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Perhutani dalam memastikan seluruh tahapan pembibitan berjalan sesuai standar teknis sehingga menghasilkan bibit yang berkualitas guna mendukung program penanaman dan kelestarian hutan.

Monitoring dan evaluasi tersebut dilakukan Kepala Sub Seksi (KSS) Pembinaan Sumber Daya Hutan (PSDH) KPH Blora Prayitno, didampingi mandor persemaian serta tenaga persemaian yang bertugas di lokasi. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengecekan secara langsung terhadap proses penaburan benih, kondisi media tanam, kelembapan persemaian, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.

Administratur/Kepala KPH Blora, melalui KSS PSDH Prayitno menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan terhadap perkembangan persemaian. Dengan adanya pengawasan yang dilakukan secara berkala, berbagai kendala yang muncul di lapangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sehingga tidak menghambat pertumbuhan bibit.

“Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses penaburan JPP KBK di persemaian BKPH Kalonan telah dilaksanakan sesuai prosedur teknis yang berlaku. Selain itu, kami juga ingin mengetahui perkembangan persemaian sejak tahap awal agar bibit yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan siap digunakan untuk mendukung kegiatan penanaman pada musim tanam mendatang,” ujarnya.

Prayitno menambahkan bahwa keberhasilan persemaian merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan hutan. Bibit yang sehat dan berkualitas akan memiliki tingkat keberhasilan tumbuh yang lebih tinggi ketika ditanam di lapangan. Oleh karena itu, seluruh petugas persemaian diharapkan tetap menjaga kualitas pekerjaan mulai dari penaburan benih, penyiraman, pemeliharaan, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Sementara itu, tenaga persemaian BKPH Kalonan Sutikno menjelaskan bahwa seluruh tenaga persemaian bersama mandor persemaian terus melaksanakan pengawasan dan pemeliharaan secara intensif terhadap bibit yang sedang dikembangkan. Berbagai kegiatan seperti penyiraman rutin, pengaturan kelembapan, pembersihan gulma, serta pengamatan terhadap kondisi bibit dilakukan setiap hari agar pertumbuhan bibit berlangsung optimal.

“Mandor persemaian bersama tenaga persemaian terus melakukan pengawasan dan perawatan secara rutin agar seluruh proses persemaian berjalan dengan baik. Kami berharap bibit yang dihasilkan memiliki kualitas yang optimal sehingga siap digunakan untuk mendukung program penanaman Perhutani,” ungkapnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Perhutani KPH Blora berkomitmen untuk terus menjaga kualitas persemaian sebagai fondasi utama keberhasilan program penanaman dan pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. (Blr/Ist)

Editor: Diono
Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *