PEKALONGAN BARAT, (07-08-2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Moga melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama mitra penyadap di Tempat Pengumpulan Getah (TPG) Mokaha, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Diwung, pada Jumat (07/08). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan produksi getah pinus sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan para penyadap.
Kegiatan komsos diikuti oleh jajaran BKPH Moga, petugas lapangan, mandor sadap, serta mitra penyadap TPG Mokaha. Pertemuan berlangsung secara dialogis sebagai sarana untuk mempererat hubungan kerja, menyamakan persepsi, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan penyadapan di lapangan.
Perhutani KPH Pekalongan Barat melalui Kepala RPH Diwung, Suryaman, menyampaikan bahwa keberhasilan pencapaian target produksi getah pinus tidak terlepas dari peran aktif para mitra penyadap. Oleh karena itu, komunikasi yang rutin dan terbuka menjadi salah satu kunci untuk membangun semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan produktivitas.
“Melalui komunikasi sosial yang dilaksanakan secara rutin ini, kami ingin menyatukan langkah seluruh mitra penyadap agar tetap berkomitmen menerapkan teknik penyadapan sesuai ketentuan, menjaga kualitas hasil sadapan, serta bersama-sama meningkatkan produksi getah pinus,” ujarnya.
Selain membahas target produksi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah penyampaian informasi mengenai keselamatan kerja, pemeliharaan pohon pinus, serta pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan. Para penyadap juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan kendala yang dihadapi selama kegiatan penyadapan sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
Perwakilan mitra penyadap TPG Mokaha, Tohirin, mengapresiasi komitmen Perhutani dalam membangun komunikasi secara intensif dengan para penyadap. Menurutnya, pertemuan rutin seperti ini dapat meningkatkan motivasi kerja sekaligus mempererat hubungan kemitraan yang telah terjalin.
Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara Perhutani KPH Pekalongan Barat dan mitra penyadap TPG Mokaha, diharapkan target produksi getah pinus dapat tercapai secara optimal tanpa mengabaikan prinsip kelestarian hutan. Kegiatan pembinaan dan koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya Perhutani dalam meningkatkan produktivitas hasil hutan bukan kayu secara berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi perusahaan, mitra kerja, dan masyarakat sekitar hutan. (Pkb/Sgy)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply