Perhutani KPH Kedu Utara Perkuat Standar Pengelolaan Wisata Gunung Sindoro via Kledung

KEDU UTARA (14/08/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara mendampingi tim auditor dalam kegiatan audit pengelolaan Basecamp Grassindo, jalur pendakian Gunung Sindoro via Kledung, Kabupaten Temanggung, pada Selasa (11/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pengelolaan kawasan wisata pendakian berjalan sesuai prosedur, memperhatikan aspek kelestarian hutan dan keselamatan pengunjung, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan audit tersebut, tim auditor melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi dan aktivitas pengelolaan Basecamp Grassindo. Perhutani bersama pengelola basecamp memberikan pendampingan sekaligus menyampaikan berbagai informasi terkait tata kelola pendakian, pelayanan kepada pengunjung, pengelolaan lingkungan, hingga keterlibatan masyarakat sekitar dalam mendukung aktivitas wisata alam.

Administratur KPH Kedu Utara, Dimyati, menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam memastikan pengelolaan wisata berbasis hutan dilaksanakan secara tertib, bertanggung jawab, dan tetap mengedepankan prinsip kelestarian.

“Perhutani terus mendorong pengelolaan wisata alam yang sesuai prosedur, menjaga kelestarian kawasan hutan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Audit ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan Basecamp Grassindo,” ujar Dimyati.

Sementara itu, Ketua Basecamp Grassindo, Raiprayudha, mengapresiasi pendampingan Perhutani dalam proses audit tersebut. Menurutnya, evaluasi dan pemeriksaan lapangan penting untuk memastikan pengelolaan basecamp semakin baik serta memberikan pelayanan optimal kepada para pendaki.

“Kami siap mengikuti arahan dan memenuhi standar pengelolaan yang ditetapkan. Harapannya, keberadaan Basecamp Grassindo tidak hanya mendukung kenyamanan pendaki, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar,” ungkap Raiprayudha.

Kegiatan audit tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Perhutani, pengelola basecamp, dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan wisata pendakian Gunung Sindoro yang aman, tertib, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, sinergi antara Perhutani dan pengelola akan terus diperkuat untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan wisata dan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. (Kdu/Nurul).

Editor: Diono
Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *