Perhutani Kedu Utara Perkuat Sinergi dengan Masyarakat melalui Upacara HUT RI di Puncak Giyanti

Perhutani Kedu Utara Perkuat Sinergi dengan Masyarakat melalui Upacara HUT RI di Puncak Giyanti

KEDU UTARA (20/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara turut hadir dan mendukung pelaksanaan upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Puncak Giyanti, Desa Balesari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, pada Senin (17/08). Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan hutan pangkuan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kalegen, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Magelang.

Kehadiran Perhutani menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan positif masyarakat sekaligus menegaskan semangat nasionalisme dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara yang dilaksanakan di tengah kawasan hutan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap alam sekaligus menjaga kelestarian hutan.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Magelang, Yulianto, menyampaikan bahwa Perhutani senantiasa mendukung kegiatan masyarakat yang memiliki nilai positif, termasuk peringatan kemerdekaan yang dilaksanakan di kawasan hutan.

“Keikutsertaan Perhutani dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap semangat nasionalisme masyarakat. Selain itu, Perhutani berharap Puncak Giyanti dapat terus dikembangkan sebagai destinasi wisata yang tetap mengedepankan kelestarian hutan,” ujarnya.

Ketua penyelenggara kegiatan, Arif Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhutani dalam pelaksanaan upacara pengibaran bendera di Puncak Giyanti. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana memperingati kemerdekaan, tetapi juga memperkenalkan potensi wisata alam Desa Balesari.

“Kami berterima kasih kepada Perhutani yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga Puncak Giyanti semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan ekonomi desa,” kata Arif.

Sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan diharapkan mampu mendorong pengembangan wisata berbasis potensi alam secara berkelanjutan. Dengan tetap menjaga kelestarian hutan, Puncak Giyanti diharapkan dapat menjadi ruang wisata dan edukasi sekaligus penggerak perekonomian masyarakat sekitar. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan bagi warga desa hutan.(Kdu/Nurul)

Editor: Baim
Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *