PURWODADI, PERHUTANI (19/08/2026) | Perum Perhutani KPH Purwodadi terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan kesiapan tanaman dalam mendukung keberhasilan program pembangunan dan kelestarian hutan. Salah satunya melalui kegiatan penyiangan atau pencabutan rumput dan gulma pada bedengan persemaian yang dilaksanakan jajaran Perhutani BKPH Jatipohon di persemaian BKPH Jatipohon, Selasa (18/08).
Kegiatan penyiangan tersebut dilakukan pada bedengan persemaian yang berisi bibit Jati yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tanaman tahun 2026 KPH Purwodadi. Penyiangan menjadi bagian penting dalam pemeliharaan bibit karena keberadaan rumput dan gulma di sekitar tanaman dapat menjadi pesaing dalam memperoleh air, unsur hara, maupun ruang tumbuh.
Dalam pelaksanaannya, jajaran Perhutani BKPH Jatipohon secara langsung melakukan pencabutan rumput dan gulma yang tumbuh di sekitar bedengan. Rumput dan gulma yang telah dicabut kemudian dibersihkan agar kondisi persemaian tetap tertata, bersih, dan mendukung pertumbuhan bibit secara optimal.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menyampaikan bahwa kegiatan penyiangan merupakan salah satu tahapan penting dalam pemeliharaan bibit sebelum nantinya siap ditanam di kawasan hutan.
“Penyiangan dilakukan secara rutin untuk menjaga bibit agar dapat tumbuh sehat dan optimal. Rumput atau gulma yang tumbuh di sekitar bibit harus dikendalikan karena dapat mengambil unsur hara, air, dan ruang tumbuh yang dibutuhkan tanaman. Sebanyak 72.000 Bibit Jati dan ada juga bibit Johar, dan Nangka yang dipelihara ini nantinya dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan tanaman tahun 2026 KPH Purwodadi,” jelas Tutut.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan hutan tidak hanya ditentukan saat kegiatan penanaman, tetapi juga dimulai sejak tahap persemaian. Bibit yang sehat dan berkualitas akan menjadi modal penting dalam menghasilkan tegakan hutan yang baik serta memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat.
“Melalui pemeliharaan persemaian yang baik, kami ingin memastikan bibit yang nantinya ditanam memiliki kondisi yang sehat dan siap tumbuh di lapangan. Ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Suparno, masyarakat Desa Sumberjatipohon, mengapresiasi kegiatan pemeliharaan persemaian yang dilakukan Perhutani. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa proses menjaga kelestarian hutan dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari pembibitan hingga tanaman tumbuh di kawasan hutan.
“Kami melihat kegiatan seperti penyiangan ini sangat penting. Bibit harus dirawat sejak kecil agar bisa tumbuh dengan baik ketika sudah ditanam di kawasan hutan. Hutan yang terjaga tentunya juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, sehingga kelestariannya perlu kita dukung bersama,” ujar Suparno.
Kegiatan penyiangan juga menjadi bentuk perhatian Perhutani terhadap kualitas tanaman sejak tahap awal. Dengan persemaian yang bersih, terawat, dan bebas dari persaingan gulma, pertumbuhan bibit diharapkan lebih optimal sehingga dapat menghasilkan tanaman yang kuat dan berkualitas ketika memasuki tahap penanaman.
Perhutani KPH Purwodadi berkomitmen untuk terus meningkatkan pemeliharaan tanaman dan persemaian sebagai bagian dari upaya mewujudkan kelestarian hutan, keberlanjutan lingkungan, serta manfaat hutan bagi masyarakat. Sinergi antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan juga terus diperkuat agar upaya menjaga dan mengelola hutan dapat berjalan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Editor : Diono
















Leave a Reply