Perhutani KPH Mantingan Koordinasikan Program Tanam 2026 Bersama Pemerintah Desa Pasedan

MANTINGAN (02/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Medang Suratno, didampingi Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pasedan Mulyadi, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Pasedan yang diwakili Sekretaris Desa Pasedan Sumartono, Rabu (02/09).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, pada pukul 10.30 WIB. Koordinasi bertujuan menyukseskan Program Tanam 2026 di wilayah RPH Pasedan, BKPH Medang, yang mayoritas penggarapnya berasal dari Desa Pasedan.

Dalam koordinasi tersebut hadir Kepala BKPH Medang Suratno, Kepala RPH Pasedan Mulyadi, Sekretaris Desa Pasedan Sumartono, serta perangkat Desa Pasedan. Suratno menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan program tersebut. Mengingat mayoritas penggarap berasal dari Desa Pasedan, Pemerintah Desa diharapkan turut menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan penanaman dan pemeliharaan tanaman.

Selain itu, Suratno meminta dukungan Pemerintah Desa dalam menjaga keamanan tanaman, khususnya untuk mencegah pencurian bibit dan kebakaran lahan saat persiapan kegiatan penanaman.

Sekretaris Desa Pasedan Sumartono menyampaikan dukungan penuh terhadap program Perhutani. Menurutnya, Program Tanam 2026 menjadi salah satu program yang akan didukung Pemerintah Desa Pasedan melalui sosialisasi kepada masyarakat.

“Nanti akan kami sampaikan melalui musyawarah desa dan pengumuman agar masyarakat tertib dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman,” ujar Sumartono.

Mewakili Administratur KPH Mantingan Rohasan, Kepala BKPH Medang Suratno menyampaikan permintaan dukungan kepada Pemerintah Desa Pasedan untuk bersama-sama menyukseskan Program Tanam 2026, khususnya di wilayah RPH Pasedan.

“Selasa, 2 September, saya bersama Kepala RPH Pasedan Mulyadi berkoordinasi dengan Sekretaris Desa Pasedan Sumartono di halaman Kantor Desa Pasedan. Kami membahas Program Tanam 2026. Penggarap di RPH Pasedan sebagian besar merupakan warga Desa Pasedan. Jadi, tanpa dukungan pemerintah desa, target 65 hektare tidak akan tercapai. Saya meminta bantuan Pemerintah Desa untuk menggerakkan masyarakat. Bibit dari kami, tenaga dari desa. Kita sukseskan bersama,” ujar Suratno.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pasedan Sumartono menyatakan siap mendukung program Perhutani.

“Saya Sumartono, Sekretaris Desa Pasedan. Atas nama Pemerintah Desa, kami siap mendukung. Nanti akan kami koordinasikan dengan kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Data warga penggarap akan kami lengkapi. Harapan kami, kegiatan ini dapat menyerap tenaga kerja warga dan hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan bersama. Hutan lestari, warga sejahtera,” ujarnya.

Kepala RPH Pasedan Mulyadi menambahkan bahwa warga Desa Pasedan yang menggarap lahan agar segera berkoordinasi dengan mandor terkait persiapan penanaman.

“Di RPH Pasedan, kami sudah memetakan petak-petak yang akan ditanami. Tinggal pelaksanaan. Saya meminta warga yang menggarap lahan segera berkoordinasi dengan mandor. Jangan sampai terlambat menanam karena berkaitan dengan musim hujan,” ujar Mulyadi.

Koordinasi dengan Pemerintah Desa Pasedan menjadi salah satu langkah penting dalam menyukseskan Program Tanam 2026 di RPH Pasedan. Melalui sinergi antara Perhutani, Pemerintah Desa, dan masyarakat, target penanaman diharapkan dapat tercapai secara optimal sekaligus meminimalkan potensi konflik lahan.

Administratur KPH Mantingan Rohasan menyampaikan pentingnya melibatkan pemerintah desa sejak tahap awal pelaksanaan program.

“Libatkan desa dari awal. Jelaskan manfaatnya. Kalau desa mendukung, masyarakat pasti ikut. Penanaman harus tepat waktu dan tepat mutu,” pesannya. (Mnt/Ism)

Editor: Nisa

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *