Perhutani bersama warga Desa Dempel memperkuat kolaborasi guna mengoptimalkan fungsi hutan

KEDU SELATAN (17/09/2026) | Perum Perhutani KPH Kedu Selatan melalui jajaran RPH Kaliwiro, BKPH Ngadisono, terus memperkuat sinergi dan komunikasi dengan masyarakat sekitar hutan guna mengoptimalkan fungsi hutan dari aspek ekologi, ekonomi, dan sosial. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pembinaan masyarakat sekaligus edukasi mengenai pentingnya menjaga keberhasilan tanaman kehutanan dan meningkatkan manfaat hutan secara berkelanjutan.

Kegiatan dilaksanakan di wilayah Desa Dempel, Kecamatan Kalibawang, tepatnya pada tanaman rutin petak 45L pangkuan RPH Kaliwiro. Agenda pembinaan meliputi upaya peningkatan produksi getah pinus serta penyampaian pemahaman mengenai pentingnya pemeliharaan dan perlindungan tanaman kehutanan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kelompok Pesanggem Desa Dempel, Tonijan, Perwakilan LMDH Desa Dempel, Najib, serta Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Kaliwiro beserta jajaran.

Dalam pembinaan tersebut disampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya ditentukan oleh kegiatan penanaman, tetapi juga membutuhkan pemeliharaan, pengamanan, dan kepedulian bersama. Masyarakat sekitar hutan memiliki peran penting sebagai mitra strategis Perhutani dalam menjaga keberhasilan tanaman sekaligus mendukung optimalisasi manfaat hutan.

Perwakilan LMDH Desa Dempel, Najib, menyampaikan terima kasih kepada Perhutani yang terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada masyarakat. Kehadiran Perhutani memberikan pemahaman bahwa menjaga kelestarian hutan dan memperoleh manfaat dari hutan dapat berjalan secara beriringan.

Najib berharap sinergi antara Perhutani, LMDH, dan masyarakat terus diperkuat sehingga keberadaan hutan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Administratur KPH Kedu Selatan melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Kaliwiro, Kharisma Alfian, menyampaikan bahwa tanaman di petak 45L merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan perhatian bersama. Pemeliharaan tanaman pokok dan pengisi, pencegahan gangguan, serta peningkatan produksi getah pinus harus dilakukan dengan tetap memperhatikan kelestarian tegakan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat, kelompok pesanggem, dan LMDH Desa Dempel yang telah menjadi mitra strategis dalam menjaga kawasan hutan. Prinsipnya, hutan harus tetap lestari, masyarakat memperoleh manfaat, dan hubungan Perhutani dengan masyarakat semakin harmonis,” ujarnya.

Ketua Kelompok Pesanggem Desa Dempel, Tonijan, dan Perwakilan LMDH Desa Dempel, Najib, menyambut baik pendampingan Perhutani serta menyatakan kesiapan untuk terus berkontribusi dalam menjaga tanaman dan keamanan hutan.

Dengan sinergi yang berkelanjutan, fungsi ekologi, ekonomi, dan sosial hutan diharapkan dapat berjalan secara seimbang. Kelestarian hutan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan manfaat lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta keberhasilan pengelolaan hutan bagi generasi mendatang. (Kds/Bhs)

Editor: Farah
Copyright ©️ 2026.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *