Perhutani Persiapkan Media Tanam untuk Optimalkan Pertumbuhan Jati

CEPU (28/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan keberhasilan pembangunan tanaman jati melalui pemilihan dan penyiapan media tanaman yang tepat dan berkualitas pada Senin (28/09). Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman sejak awal sehingga bibit jati yang ditanam memiliki lingkungan tumbuh yang sesuai dan mampu berkembang secara optimal.

Perhutani KPH Cepu dalam pelaksanaannya melakukan pemilihan media tanaman dengan memperhatikan kondisi dan karakteristik lahan, termasuk struktur tanah, tingkat kesuburan, kelembapan, serta ketersediaan unsur hara. Penyiapan media tanaman dilakukan secara terencana agar mampu menyediakan ruang tumbuh yang baik bagi sistem perakaran tanaman jati sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman pada fase awal.

Mewakili Administratur KPH Cepu, Wakil Administratur KPH Cepu, Lukman Jayadi, menyampaikan bahwa pemilihan media tanaman merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembangunan tanaman jati.

“Kami berkomitmen memastikan setiap tahapan pembangunan tanaman dilaksanakan secara tepat, mulai dari pemilihan lokasi, penyiapan media tanaman, hingga pemeliharaan. Dengan media yang sesuai, diharapkan tanaman jati dapat tumbuh sehat dan memiliki kualitas yang baik,” ungkap Lukman Jayadi.

Tenaga ahli, Aunur Rofiq, menyampaikan bahwa kualitas media tanaman sangat berpengaruh terhadap kemampuan tanaman dalam beradaptasi setelah ditanam di lapangan.

“Media tanaman harus memiliki kondisi fisik dan kandungan yang mendukung perkembangan akar. Penyiapan yang baik akan membantu akar memperoleh air, udara, dan unsur hara yang dibutuhkan sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal,” jelas Aunur Rofiq.

Lebih lanjut, Aunur Rofiq menambahkan bahwa pemilihan media tanaman juga perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. Tidak semua lahan memiliki karakteristik yang sama sehingga perlakuan dalam penyiapan media tanaman harus memperhatikan kondisi tanah dan lingkungan setempat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan persentase tumbuh dan mengurangi risiko kegagalan tanaman pada fase awal.

Perhutani KPH Cepu juga terus mendorong penerapan teknik penanaman yang sesuai dengan standar teknis serta meningkatkan pengawasan di lapangan. Selain menghasilkan tanaman jati dengan kualitas yang baik, keberhasilan pembangunan tanaman diharapkan dapat menjaga keberlanjutan fungsi hutan sekaligus memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan hutan. (Cpu/Pai).

Editor: Intan

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *