KEDU UTARA, (02/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dan koordinasi bersama pengelola Basecamp Skydoors, jalur pendakian Gunung Kembang via Kasiyan, yang berada di kawasan hutan pangkuan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Anggrunggondok, BKPH Wonosobo, Kamis (01/10).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus memastikan aktivitas wisata pendakian berjalan aman dan tertib. Koordinasi membahas kesiapsiagaan menghadapi perubahan kondisi cuaca, khususnya memasuki musim hujan dengan potensi curah hujan tinggi yang dapat meningkatkan risiko bencana di kawasan pegunungan.
Perhutani bersama pengelola basecamp mengantisipasi sejumlah potensi gangguan, seperti tanah longsor, pohon tumbang, jalur licin, serta perubahan kondisi medan yang dapat membahayakan pendaki. Kewaspadaan juga tetap ditingkatkan terhadap kemungkinan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama pada titik-titik yang memiliki vegetasi mudah terbakar saat kondisi kering.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo Naufal Rafif menyampaikan bahwa keselamatan pendaki dan keamanan kawasan hutan menjadi perhatian bersama.
“Memasuki musim hujan, Perhutani mengingatkan pengelola basecamp dan pendaki untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca serta kondisi jalur. Koordinasi dan komunikasi harus terus dilakukan agar potensi bencana dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya.
Ketua Basecamp Skydoors Iwan menyambut baik koordinasi tersebut. Menurutnya, informasi terkait kondisi kawasan dan cuaca sangat penting sebagai bahan pertimbangan sebelum pendakian.
“Kami akan terus mengingatkan pendaki agar mempersiapkan diri, mematuhi ketentuan pendakian, dan tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca maupun jalur tidak memungkinkan,” ungkapnya.
Selain keselamatan pendakian, kedua pihak sepakat menjaga kebersihan kawasan, mencegah aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, serta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi darurat atau gangguan keamanan hutan. Melalui sinergi Perhutani dan pengelola basecamp, diharapkan kegiatan wisata pendakian Gunung Kembang dapat berlangsung aman dan tertib dengan tetap memperhatikan kelestarian hutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Baim
Copyright © 2026
















Leave a Reply