PURWODADI, PERHUTANI (07/10/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus mendorong pengembangan potensi wisata alam di wilayah kerjanya. Salah satu destinasi yang tengah dipersiapkan untuk dikembangkan menjadi wisata unggulan di Kabupaten Grobogan adalah Air Terjun Widuri, yang berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tlogomanik, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok, KPH Purwodadi.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan Administratur KPH Purwodadi Doddy Juli Irawan didampingi Wakil Administratur, Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan (PSDH), jajaran BKPH Pojok serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Batur Wana Makmur, pada Selasa (06/10).
Air Terjun Widuri merupakan salah satu potensi wisata alam yang memiliki daya tarik tersendiri. Air terjun dengan ketinggian sekitar 15 meter tersebut memiliki aliran air yang jernih dan membentuk kolam alami di bagian bawahnya. Suasana semakin menarik dengan hamparan hutan jati yang mengelilingi kawasan, menghadirkan nuansa sejuk, asri dan alami yang cocok bagi masyarakat yang ingin melepas penat dari kesibukan dan hiruk-pikuk perkotaan.
Selain menikmati keindahan air terjun, kawasan Widuri juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam dan edukasi lingkungan. Keindahan lanskap hutan, suasana yang tenang serta karakteristik kawasan yang masih alami menjadi modal penting untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Administratur KPH Purwodadi Doddy Juli Irawan mengatakan bahwa Air Terjun Widuri memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Grobogan. Menurutnya, pengembangan wisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan, tetapi juga harus memperhatikan kelestarian hutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Air Terjun Widuri memiliki potensi yang sangat menarik. Keindahan air terjun, suasana hutan yang masih alami dan dukungan masyarakat melalui LMDH menjadi modal yang baik untuk mengembangkan kawasan ini sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Grobogan,” ujar Doddy.
Ia menambahkan, Perhutani akan terus mendorong pengembangan potensi wisata dengan konsep yang memperhatikan aspek kelestarian lingkungan, kenyamanan pengunjung, keamanan serta pemberdayaan masyarakat desa hutan.
“Kami ingin pengembangan Air Terjun Widuri dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Perhutani bersama LMDH Batur Wana Makmur akan membangun sinergi untuk menata kawasan, meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan pengalaman yang baik bagi pengunjung, tanpa mengesampingkan fungsi utama hutan sebagai kawasan yang harus kita jaga kelestariannya,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua LMDH Batur Wana Makmur, Darmo, menyampaikan bahwa masyarakat desa hutan menyambut baik upaya Perhutani dalam mengembangkan Air Terjun Widuri. Menurutnya, keberadaan destinasi wisata tersebut dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar apabila dikelola secara bersama-sama.
“Kami dari LMDH Batur Wana Makmur sangat mendukung rencana pengembangan Air Terjun Widuri. Potensi alamnya sangat bagus dan masih alami. Kami berharap dengan adanya pengembangan ini semakin banyak masyarakat yang mengenal Air Terjun Widuri dan berkunjung ke sini,” ungkap Darmo.
Darmo menambahkan bahwa masyarakat siap berperan aktif dalam menjaga kebersihan, keamanan dan kelestarian kawasan wisata.
“Kami siap ikut menjaga kawasan ini agar tetap bersih, aman dan nyaman. Harapannya, wisatawan yang datang tidak hanya menikmati air terjun, tetapi juga bisa merasakan suasana hutan yang masih alami. Kami juga berharap pengembangan wisata ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” tambahnya.
Dalam pengembangannya, Air Terjun Widuri memiliki peluang untuk dipromosikan sebagai destinasi wisata alam, wisata keluarga, wisata petualangan ringan dan wisata edukasi lingkungan. Pengunjung dapat menikmati kesejukan hutan, bermain air di sekitar kolam alami dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, serta mengabadikan keindahan panorama alam yang ditawarkan.
Ke depan, pengembangan kawasan diharapkan dapat dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana pendukung secara bertahap, seperti akses menuju lokasi, tempat istirahat, papan informasi, fasilitas kebersihan, area swafoto, serta fasilitas pendukung lainnya dengan tetap mengedepankan prinsip wisata ramah lingkungan.
Perhutani KPH Purwodadi bersama LMDH Batur Wana Makmur juga akan terus melakukan koordinasi untuk menciptakan tata kelola wisata yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian sumber daya hutan.
Dengan pesona air terjun setinggi sekitar 15 meter, kejernihan aliran air, kolam alami serta suasana hutan jati yang sejuk dan asri, Air Terjun Widuri memiliki potensi menjadi salah satu destinasi wisata alam yang patut dikunjungi di Kabupaten Grobogan.
Pengembangan Air Terjun Widuri menjadi bagian dari komitmen Perhutani KPH Purwodadi dalam mengoptimalkan potensi wisata alam melalui kolaborasi bersama masyarakat, sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat desa hutan dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Editor : Diono
















Leave a Reply