PEKALONGAN TIMUR (14/10/2026) | Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah melalui Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melaksanakan pengecekan getah pinus di sejumlah Tempat Penampungan Getah (TPG) wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandar. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengawasan penyadapan getah pinus sekaligus menjaga kualitas dan ketertiban produksi.
Pengecekan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata KPH Pekalongan Timur, Yohan Haryanto, didampingi tenaga alih daya, Nur Fauzi. Pemeriksaan dilakukan secara langsung di lapangan untuk memantau kondisi getah pinus yang telah dikumpulkan oleh para penyadap serta memastikan kegiatan produksi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, pengecekan di setiap TPG menjadi bagian penting dari pengawasan proses pengumpulan hasil sadapan. Melalui pemantauan langsung, Perhutani berupaya memastikan pengelolaan getah pinus berjalan tertib, mulai dari proses penyadapan hingga penampungan hasil produksi di tempat yang telah ditentukan.
Pengawasan ini juga bertujuan untuk mengetahui kondisi pelaksanaan kegiatan di lapangan sekaligus mendorong kedisiplinan dalam proses penyerahan dan pencatatan hasil sadapan. Dengan demikian, pengelolaan produksi getah pinus di wilayah BKPH Bandar diharapkan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata KPH Pekalongan Timur, Yohan Haryanto, menyampaikan bahwa pengecekan tersebut merupakan bagian dari pengendalian produksi untuk mengoptimalkan potensi hasil hutan bukan kayu (HHBK), khususnya getah pinus. Komoditas ini memiliki nilai ekonomi penting bagi perusahaan sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat penyadap yang menggantungkan pendapatannya pada kegiatan penyadapan.
Kegiatan pengecekan yang didampingi Nur Fauzi ini merupakan bentuk komitmen Perhutani KPH Pekalongan Timur dalam meningkatkan pengawasan produksi serta memastikan setiap tahapan pengelolaan getah pinus dilaksanakan secara tertib dan bertanggung jawab.
Melalui pengawasan rutin di setiap TPG, Perhutani KPH Pekalongan Timur berharap tata kelola produksi getah pinus di wilayah BKPH Bandar semakin optimal, produktivitas tetap terjaga, serta kerja sama antara Perhutani dan para penyadap semakin baik dalam mendukung keberlanjutan usaha kehutanan.
Perhutani berkomitmen memastikan pengelolaan hasil hutan berjalan tertib, produktif, dan berkelanjutan demi mendukung kelestarian hutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat penyadap. (Pkt/Ran)
Editor: Nisa
Copyright © 2026
















Leave a Reply