Perum Perhutani (16/10) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Tempat Penimbunan Getah (TPG) Wonoyoso, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karanggayam, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karanganyar, pada Kamis (15/10). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Administratur KPH Kedu Selatan, Dwi Puspitasari, bersama Kepala Seksi Produksi, Eko At Subianti, serta didampingi Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karanganyar, Kusdianto, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karanggayam, Budi Yuwono, dan jajaran terkait.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya manajemen KPH Kedu Selatan untuk memantau secara langsung kondisi lapangan, memastikan kegiatan produksi berjalan sesuai dengan ketentuan, serta meningkatkan koordinasi antara jajaran manajemen dan petugas di wilayah kerja.
Dalam kunjungan tersebut, Administratur KPH Kedu Selatan bersama rombongan meninjau kondisi sarana dan prasarana di TPG Wonoyoso serta berkoordinasi dengan jajaran setempat mengenai pelaksanaan kegiatan produksi. Peninjauan lapangan juga dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi aktual, mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan, dan memastikan pengelolaan sumber daya hutan berjalan secara tertib dan bertanggung jawab.
Administratur KPH Kedu Selatan, Dwi Puspitasari, menekankan pentingnya pengawasan secara berkala dan komunikasi yang baik antara manajemen dan petugas di lapangan. Menurutnya, pemantauan langsung diperlukan untuk mengetahui perkembangan kegiatan operasional sekaligus memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan target dan prosedur yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Seksi Produksi, Eko At Subianti, turut berkoordinasi mengenai aspek teknis produksi guna mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan di wilayah BKPH Karanganyar. Sinergi antara jajaran produksi, Kepala BKPH, Kepala RPH, dan petugas lapangan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja serta menjaga kualitas pelaksanaan kegiatan.
Melalui kunjungan ini, Perhutani KPH Kedu Selatan menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan, memperkuat koordinasi internal, serta mendorong pencapaian target produksi secara optimal. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk pembinaan bagi jajaran lapangan agar senantiasa menjaga kedisiplinan, keselamatan kerja, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pengelolaan hutan secara berkelanjutan. (Kds/Bhs).
Editor: Intan
Copyright © 2026
















Leave a Reply