Perhutani Kembangkan Potensi Kemitraan dengan Masyarakat Desa Hutan

MANTINGAN, (16/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan terus menjalin kemitraan dengan masyarakat desa hutan melalui komunikasi langsung dan penjajakan potensi kerja sama. Kali ini, jajaran Perhutani KPH Mantingan mengunjungi kediaman Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Laga, M. Mohni, di Desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Kepala Subseksi (KSS) Kemitraan Produktif, Bambang Sugiarto, bersama Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngiri, Pariyo, dan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tlogo, Suyatno. Selain mempererat komunikasi, kegiatan ini bertujuan menginventarisasi kondisi kelembagaan serta menggali potensi yang dapat dikembangkan melalui kerja sama.

Mewakili Administratur KPH Mantingan, Bambang Sugiarto menyampaikan bahwa komunikasi langsung dengan mitra sangat penting untuk mengetahui perkembangan, kebutuhan, dan potensi LMDH dalam mendukung kemitraan yang produktif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan kemitraan sekaligus menginventarisasi kondisi dan kebutuhan kelembagaan LMDH. Harapannya, komunikasi yang terjalin dapat membuka peluang kerja sama yang bermanfaat bagi masyarakat dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku,” ujar Bambang.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua LMDH Wana Laga, M. Mohni, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kunjungan jajaran Perhutani KPH Mantingan. Ia berharap anggota LMDH Wana Laga dapat dilibatkan dalam program pelatihan. Selain itu, ia menyampaikan gagasan mengenai peluang kerja sama pemanfaatan potensi sumber daya air di wilayah kerja BKPH Ngiri.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Perhutani KPH Mantingan. Kami berharap anggota LMDH Wana Laga dapat dilibatkan dalam program pelatihan agar pengetahuan dan keterampilan mereka semakin meningkat. Selain itu, kami melihat potensi sumber daya air di wilayah kerja BKPH Ngiri cukup melimpah. Kami berharap peluang pemanfaatannya dapat dipertimbangkan untuk dikembangkan melalui kerja sama dengan Perhutani sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Mohni.

Menanggapi usulan tersebut, Bambang menegaskan bahwa Perhutani terus memantau perkembangan kelembagaan LMDH dan berupaya membuka kesempatan bagi para mitra untuk meningkatkan kapasitas anggotanya.

“Kami terus memantau perkembangan LMDH dan berupaya membuka kesempatan bagi anggota LMDH Wana Laga maupun anggota LMDH lainnya untuk berpartisipasi dalam program pelatihan apabila tersedia kesempatan yang sesuai,” jelas Bambang.

Sementara itu, Kepala BKPH Ngiri, Pariyo, menyambut baik gagasan kerja sama pemanfaatan air yang disampaikan oleh Ketua LMDH Wana Laga. Ia menyatakan bahwa peluang tersebut dapat dikaji lebih lanjut melalui perencanaan yang matang dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami selaku pemangku wilayah terbuka terhadap gagasan positif dari LMDH Wana Laga. Rencana pemanfaatan air tentu perlu dikaji dan direncanakan dengan baik agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ungkap Pariyo.

Melalui pertemuan ini, Perhutani KPH Mantingan berharap kemitraan dengan LMDH Wana Laga semakin erat. Penjajakan potensi kerja sama dan peningkatan kapasitas anggota LMDH diharapkan dapat mendukung pemberdayaan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan. (Mnt/Ism)

Editor: Intan

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *