Amankan Fungsi Riset Nasional, Perhutani Kedu Selatan Bahas Transisi KHDTK Gombong

KEDU SELATAN (21/05/2026) | Tim Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan (PPHB) Bogor melakukan koordinasi terkait berakhirnya perjanjian kerja sama dengan Administratur/Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Kedu Selatan di kawasan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gombong yang masuk wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Somogede, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karanganyar, Rabu (20/05).

Kegiatan koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan pengelolaan kawasan hutan yang mendukung fungsi penelitian, pendidikan, pelatihan, serta pengembangan kehutanan secara berkelanjutan.

KHDTK Gombong merupakan salah satu kawasan strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pengelolaan hutan lestari. Selama masa kerja sama berlangsung, berbagai kegiatan pengelolaan kawasan, penelitian, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan telah dilaksanakan melalui sinergi antara BPSILHK Solo dan KPH Kedu Selatan.

Berakhirnya masa perjanjian kerja sama menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk melakukan evaluasi terhadap capaian program yang telah dijalankan sekaligus membahas langkah tindak lanjut dalam rangka menjaga keberlanjutan pengelolaan kawasan KHDTK Gombong. Koordinasi tersebut juga bertujuan memastikan seluruh proses administrasi, teknis, dan operasional tetap berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam kegiatan koordinasi tersebut, Analis Kebijakan Madya PPHB Bogor, Adi Nugroho, yang mewakili PPHB Bogor sebagai pengelola sementara kawasan hutan dengan tujuan khusus eks Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan berdasarkan penunjukan Menteri Kehutanan Republik Indonesia, menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi antarinstansi dalam pengelolaan kawasan hutan.

“Kerja sama yang baik diharapkan dapat terus mendukung peningkatan kualitas penelitian kehutanan, pelestarian sumber daya alam, serta pengembangan model pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Administratur/KKPH Kedu Selatan, Nandang Kusnandar, menyampaikan bahwa koordinasi tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga kesinambungan pengelolaan kawasan KHDTK Gombong agar tetap memberikan manfaat bagi pengembangan sektor kehutanan.

“Kami berharap sinergi dan komunikasi yang telah terjalin dengan baik antara PPHB Bogor dan KPH Kedu Selatan dapat terus berlanjut demi mendukung pengelolaan hutan yang lestari, produktif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain itu, pembahasan juga mencakup potensi pengembangan kerja sama lanjutan yang dapat memberikan manfaat bagi pengelolaan kawasan maupun masyarakat sekitar hutan. PPHB Bogor bersama KPH Kedu Selatan berkomitmen menjaga komunikasi dan koordinasi secara intensif guna mendukung keberlanjutan fungsi KHDTK Gombong sebagai kawasan pengembangan kehutanan.

Melalui koordinasi ini, diharapkan proses transisi pascaberakhirnya perjanjian kerja sama dapat berjalan dengan baik, tertib, dan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pengelolaan hutan lestari. PPHB Bogor juga berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus berlanjut dalam berbagai bentuk kerja sama di masa mendatang demi mendukung pembangunan sektor kehutanan yang berkelanjutan. (Kds/Bhs)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *