PEMALANG (18-06-2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang melaksanakan kegiatan penilaian tanaman tahun kedua dengan memanfaatkan aplikasi digital AppSheet di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kaliwadas, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sokawati, pada Rabu (17/06). Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengawal keberhasilan tanaman sekaligus memastikan kualitas pertumbuhan tegakan hutan sesuai standar pengelolaan hutan berkelanjutan.
Penilaian tanaman dilakukan oleh tim teknis KPH Pemalang bersama jajaran BKPH Sokawati dan petugas lapangan. Melalui metode AppSheet, seluruh data hasil pengamatan di lapangan dapat direkam secara digital dan real time sehingga proses evaluasi menjadi lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.
Pelaksana Tugas (Plt.) Administratur KPH Pemalang melalui Petugas Tim Penilaian Tanaman, Robby Rayendri, menyampaikan bahwa kegiatan penilaian tanaman merupakan bagian penting dalam siklus pengelolaan hutan tanaman. Penilaian difokuskan pada tingkat keberhasilan tumbuh, kondisi kesehatan tanaman, kerapatan tegakan, serta kesesuaian tanaman dengan kondisi lahan.
Menurutnya, hasil penilaian akan menjadi dasar dalam menentukan langkah tindak lanjut, seperti pemeliharaan lanjutan maupun penyulaman pada titik-titik yang memerlukan perhatian khusus.
“Penilaian tanaman menjadi salah satu instrumen penting untuk mengetahui tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman di lapangan. Dari hasil penilaian ini, kami dapat menentukan langkah-langkah tindak lanjut yang diperlukan agar kualitas tegakan tetap terjaga sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Robby.
Di RPH Kaliwadas, tim melakukan pengecekan langsung pada petak-petak tanaman tahun kedua dengan memanfaatkan formulir digital AppSheet yang terintegrasi dengan dokumentasi lapangan dan titik koordinat lokasi. Penggunaan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelaksanaan penilaian sekaligus mendukung transformasi digital dalam pengelolaan sumber daya hutan Perhutani.
Mewakili Plt. Administratur KPH Pemalang, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kaliwadas, Mubasir, menjelaskan bahwa keberhasilan tanaman merupakan indikator penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan, baik dari aspek produksi, konservasi, maupun manfaat lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan penilaian dilakukan secara objektif dan menyeluruh untuk memperoleh gambaran kondisi tanaman yang sebenarnya di lapangan.
“Keberhasilan tanaman merupakan salah satu indikator utama dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Melalui penilaian yang dilakukan secara objektif dan menyeluruh, kami dapat memastikan bahwa tanaman tumbuh dengan baik dan mampu memberikan manfaat optimal pada masa mendatang,” jelas Mubasir.
Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kwasen, Supadi, mengapresiasi langkah Perhutani dalam melaksanakan kegiatan penilaian tanaman. Menurutnya, selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam menjaga serta memelihara tanaman.
“Kami mendukung penuh kegiatan penilaian tanaman ini karena dapat menjadi bahan evaluasi bersama. Sinergi antara Perhutani dan masyarakat sangat diperlukan agar tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh optimal hingga menjadi tegakan yang produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan,” ungkap Supadi.
Dengan pelaksanaan penilaian tanaman tahun kedua berbasis AppSheet di RPH Kaliwadas BKPH Sokawati, Perhutani berharap tingkat keberhasilan tanaman dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung pengelolaan hutan yang produktif, lestari, serta memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat sekitar hutan. (Pml/Sks)
Editor: Lutfi Ardiansyah
Copyright © 2026
















Leave a Reply