PATI (15/07/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jepara, Selasa (14/07).
MPLS merupakan program pada awal tahun ajaran baru yang bertujuan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan, fasilitas, dan budaya sekolah sekaligus mencegah praktik perpeloncoan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang menyenangkan, ramah, dan aman agar peserta didik merasa nyaman sejak hari pertama mengikuti kegiatan pembelajaran.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula SKB Jepara, Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, tersebut merupakan bagian dari Program Pendidikan Kesetaraan Kabupaten Jepara Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Jepara. Dalam kegiatan tersebut, Perhutani dipercaya menjadi salah satu narasumber untuk memberikan materi kepada peserta MPLS.
Mengusung tema Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Perhutani dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Jepara. Kegiatan diikuti oleh 76 peserta didik baru dan enam pamong belajar SKB Jepara.
Administratur KPH Pati Sukmono Edwi Susanto melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Batealit Nur Hamid menyampaikan materi mengenai pentingnya peran generasi muda sebagai garda terdepan, agen perubahan positif, serta salah satu pilar kekuatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, Perhutani mengajak seluruh elemen di SKB Jepara untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian hutan dan lingkungan hidup di Kabupaten Jepara.
“Generasi muda memiliki peran penting sebagai garda terdepan dan agen perubahan positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kami juga mengajak seluruh elemen di SKB Jepara untuk bersama-sama berkontribusi dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup di Kabupaten Jepara,” terangnya.
Sementara itu, Pamong Belajar SKB Jepara Sony Roliyanto menyampaikan terima kasih kepada Perhutani atas partisipasinya dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat positif bagi peserta didik dalam menambah wawasan mengenai kesadaran berbangsa dan bernegara sekaligus membentuk generasi muda yang peduli terhadap kelestarian alam.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena memberikan manfaat positif bagi peserta didik SKB Jepara dalam menambah wawasan mengenai kesadaran berbangsa dan bernegara serta membentuk generasi muda yang peduli terhadap kelestarian alam,” ujarnya.
Salah satu peserta didik kelas X SKB Jepara Dea Rista Puspitasari mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya keberadaan hutan bagi keseimbangan ekosistem.
“Kami bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Siswa-siswi SKB Jepara menjadi lebih memahami keberadaan hutan sebagai penopang ekosistem serta habitat flora dan fauna yang harus dijaga kelestariannya agar tidak punah,” ungkap Dea. (Pti/Rsw)
Editor: Ulfa
Copyright © 2026
















Leave a Reply