KEDU UTARA (19/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara memberikan dukungan dan apresiasi kepada para guru TK Tunas Rimba Magelang yang mengikuti seminar pendidikan bertema “Guruku Asyik, Kelas Hidup, Siswa Aktif, Belajar Jadi Menyenangkan” yang diselenggarakan di Rimba Graha Semarang pada Senin (18/05). Kegiatan tersebut diikuti seluruh guru TK Tunas Rimba se-Regional Jawa Tengah sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini sekaligus mempererat silaturahmi antarpendidik di lingkungan Yayasan Taruna Rimba Perhutani (YTRP) Jawa Tengah.
Seminar yang mengangkat tema “Guruku: Gudang Ilmu, Pendidikanku, Pahlawanku” dan “Guru Ramah, Asyik dan Menyenangkan” tersebut dibuka langsung oleh Kepala Divisi Regional Jawa Tengah dan dihadiri jajaran manajemen Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, Ketua YTRP Regional Jawa Tengah beserta pengurus, kepala sekolah, serta para guru TK Tunas Rimba dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Dalam seminar tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi penguatan karakter dan metode pembelajaran kreatif bagi anak usia dini. Materi disampaikan oleh Deden, seorang trainer nasional, motivator, dan praktisi pendidikan anak usia dini (PAUD). Ia juga merupakan pendiri komunitas sekaligus metode Gurame (Guru Ramah, Asyik, dan Menyenangkan) yang populer di kalangan pendidik.
Materi yang disampaikan meliputi konsep “Guru Betul’an, Bukan Guru Kebetulan” dengan empat poin utama, yakni engagement, connect, delivery, dan refleksi. Para guru juga diberikan motivasi untuk mampu mengendalikan emosi anak, menguasai teknik story telling, serta menyatukan frekuensi pembelajaran di dalam kelas agar suasana belajar menjadi lebih semangat, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Administratur KPH Kedu Utara Andrie Syailendra menyampaikan apresiasi atas semangat para guru TK Tunas Rimba Magelang yang terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran demi menciptakan generasi muda yang cerdas dan berkarakter.
Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membangun fondasi pendidikan anak sejak usia dini sehingga perlu terus mendapatkan dukungan, pembinaan, dan ruang pengembangan diri melalui kegiatan seminar maupun pelatihan.
“Perhutani sangat mendukung kegiatan peningkatan kapasitas tenaga pendidik seperti ini. Perhutani berharap para guru TK Tunas Rimba dapat semakin kreatif, inovatif, dan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga anak-anak merasa nyaman dan semangat saat belajar di sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua YTRP Cabang Kedu Utara Susan Hastari Andrie Syailendra mengatakan bahwa kegiatan seminar tersebut menjadi sarana penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik sekaligus memperkuat hubungan antar-TK Tunas Rimba di wilayah Jawa Tengah.
Ia menilai perkembangan dunia pendidikan anak usia dini menuntut guru untuk mampu beradaptasi dengan berbagai metode pembelajaran yang lebih kreatif dan komunikatif agar anak lebih mudah menerima materi pembelajaran.
Ketua YTRP Regional Jawa Tengah Devi Asep Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa seminar tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar-TK Tunas Rimba se-Regional Jawa Tengah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menambah inspirasi bagi kepala sekolah maupun guru TK Tunas Rimba agar semakin profesional, mampu membangun komunikasi positif dengan anak didik, serta menghadirkan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan di dalam kelas,” terangnya.
Kepala Sekolah TK Tunas Rimba Magelang Ety Yulianty mengaku bersyukur dapat mengikuti seminar bersama para guru lainnya. Menurutnya, banyak ilmu dan pengalaman baru yang diperoleh, terutama terkait pengelolaan kelas, pendekatan emosional kepada anak, serta teknik penyampaian materi yang lebih menarik.
Ia berharap hasil seminar dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran sehari-hari sehingga mampu menciptakan suasana kelas yang lebih hidup, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak TK Tunas Rimba.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani bersama YTRP menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi penerus yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. (Kdu/Nurul)
Editor: Hening
Copyright © 2026
















Leave a Reply