GROBOGAN (25/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang mendukung kunjungan lapangan Tim Kementerian Pertahanan Republik Indonesia ke lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) yang berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bantal, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tempuran, pada Kamis (25/06).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung perkembangan pembangunan sarana dan prasarana Yonif TP sekaligus memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Dalam kegiatan tersebut, tim menerima pemaparan teknis terkait progres pembangunan serta melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi bangunan dan fasilitas yang sedang dikerjakan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Pasilok Kementerian Pertahanan, Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf. Wefri Sandiyanto beserta jajaran, pelaksana proyek, serta jajaran Perhutani BKPH Tempuran.
Mewakili Administratur KPH Semarang, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tempuran, Mujiono, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung pelaksanaan pembangunan fasilitas pertahanan negara yang berada di wilayah kerjanya dengan tetap mengedepankan koordinasi dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Kami menyambut baik kunjungan Tim Kementerian Pertahanan sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan. Perhutani berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran program strategis nasional melalui koordinasi yang baik dengan seluruh pihak terkait sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang optimal,” ujar Mujiono.
Sementara itu, perwakilan Tim Pasilok Kementerian Pertahanan menjelaskan bahwa kunjungan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung progres pembangunan serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang diperlukan guna mendukung penyelesaian pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari aspek teknis, kualitas pekerjaan, maupun ketepatan waktu pelaksanaan sehingga fasilitas yang dibangun nantinya dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung tugas pertahanan negara,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf. Wefri Sandiyanto menyampaikan bahwa pembangunan Yonif TP merupakan program strategis yang memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.
“Melalui koordinasi dan kerja sama yang baik antara Kementerian Pertahanan, TNI, Perhutani, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis pembangunan Yonif TP dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan kontribusi positif dalam mendukung tugas pertahanan negara,” jelasnya.
Melalui kunjungan tersebut, berbagai aspek pembangunan mulai dari progres konstruksi, kesiapan sarana pendukung, hingga tahapan pekerjaan yang akan datang menjadi bahan evaluasi bersama guna memastikan pembangunan Yonif TP di RPH Bantal, BKPH Tempuran, dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
Pembangunan Yonif TP merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam memperkuat kesiapan pertahanan negara sekaligus mendukung pengembangan wilayah melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Perhutani KPH Semarang terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. (Smg/Noe)
Editor: Hening
Copyright © 2026
















Leave a Reply