KEBONHARJO (14/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo menghadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0720/Rembang di Lapangan Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Selasa (13/10). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Rembang sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Kehadiran jajaran manajemen Perhutani KPH Kebonharjo merupakan bentuk sinergi lintas instansi antara Perhutani, Pemerintah Kabupaten Rembang, dan TNI dalam mendorong pembangunan infrastruktur, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kawasan hutan.
Bupati Rembang, Harno, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk Perhutani, yang terus berkontribusi aktif dalam menyukseskan program kemasyarakatan di wilayah Rembang. Program TMMD diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, mendorong perekonomian desa, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui sinergi tersebut, partisipasi aktif masyarakat diharapkan terus terjalin untuk memperkuat semangat gotong royong. Kerja sama yang erat antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat menjadi kunci agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar serta hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dan dipelihara dalam jangka panjang.
“TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui TMMD, semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap pembangunan desa terus diperkuat,” ujarnya.
Administratur KPH Kebonharjo, Yohanes Eka Cahyadi, menyampaikan bahwa Perhutani senantiasa siap mendukung dan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan pembangunan desa yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.
“Kehadiran Perhutani dalam pembukaan TMMD di Desa Ngajaran ini merupakan bukti nyata sinergi kami dengan pemerintah daerah dan TNI. Kami berharap program TMMD ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga Desa Ngajaran dan sekitarnya,” ujar Yohanes Eka Cahyadi.
Selain mendukung pembangunan fisik dan nonfisik yang dilaksanakan oleh satuan tugas TMMD, Perhutani KPH Kebonharjo juga terus mengedukasi masyarakat sekitar hutan agar bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian fungsi hutan. Upaya tersebut dilakukan untuk mempertahankan keseimbangan ekosistem sekaligus mencegah terjadinya bencana alam.
Kegiatan pembukaan TMMD ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rembang, jajaran Kodim 0720/Rembang, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sale, Kepala Desa Ngajaran, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang menyambut antusias pelaksanaan program tersebut. (Kbh/Ari)
Editor: Farah
Copyright ©️ 2026
















Leave a Reply