BANYUMAS BARAT, (07/08/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menghadiri kegiatan pengecekan kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Mapolsek Majenang, Kabupaten Cilacap, sebagai upaya mendukung pencegahan dan penanggulangan Karhutla pada musim kemarau.
Dalam kegiatan tersebut, Administratur KPH Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, diwakili oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Majenang, Aswin, didampingi Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Majenang, Adam, dan Kepala RPH Cimanggu, Cakim. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kapolsek Majenang, AKP Hadi Nugroho, Danramil Majenang, Kapten Kav. Imam Budi Santoso, Camat Majenang, Aji Pramono, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Majenang dan unsur terkait lainnya.
Kegiatan bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi potensi Karhutla yang cenderung meningkat pada musim kemarau. Selain pengecekan peralatan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor sehingga seluruh unsur memiliki kesiapan yang sama dalam melaksanakan pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan apabila terjadi kebakaran.
Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat sekitar hutan, pembinaan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta membangun sinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai penting karena penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak agar dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu.
Administratur KPH Banyumas Barat melalui Kepala BKPH Majenang, Aswin, menyampaikan bahwa Perhutani siap mendukung berbagai upaya pencegahan Karhutla melalui peningkatan koordinasi serta kesiapan personel dan peralatan yang dimiliki.
“Perhutani KPH Banyumas Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dengan Forkopimcam Majenang dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran. Pencegahan menjadi prioritas utama sehingga koordinasi, patroli bersama, edukasi kepada masyarakat, dan kesiapan peralatan harus terus ditingkatkan. Dengan kerja sama yang solid, kami optimistis risiko kebakaran hutan dapat diminimalkan,” ujar Aswin.
Sementara itu, Kapolsek Majenang, AKP Hadi Nugroho, mengapresiasi kehadiran dan dukungan seluruh unsur Forkopimcam, termasuk Perhutani, dalam kegiatan kesiapsiagaan tersebut.
“Kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antarinstansi agar setiap potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dengan baik ini terus dipertahankan sehingga apabila terjadi situasi darurat, seluruh unsur dapat bergerak secara cepat dan terpadu,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Camat Majenang, Aji Pramono, yang menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat serta pelaporan dini apabila ditemukan titik api menjadi faktor penting dalam menekan risiko Karhutla.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Banyumas Barat bersama Forkopimcam Majenang kembali menegaskan komitmen untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Dengan kesiapan personel, kelengkapan peralatan, serta koordinasi yang semakin baik antarinstansi, potensi Karhutla di wilayah Majenang diharapkan dapat dicegah secara optimal sehingga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. (Byb/Twn).
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply