Perhutani KPH Kedu Utara Bangun Kolaborasi Lintas Sektor Demi Kelestarian Hutan dan Keselamatan Masyarakat

KEDU UTARA, TEMANGGUNG (04/08/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menghadiri Rapat Musyawarah Wilayah IV Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Temanggung yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Temanggung pada Minggu (02/08). Kehadiran Perhutani merupakan wujud komitmen dalam membangun sinergi lintas sektor, khususnya di bidang sosial, kemanusiaan, serta penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Temanggung.

Sebagai pengelola kawasan hutan, Perhutani menyadari bahwa kelestarian hutan tidak dapat dipisahkan dari keselamatan masyarakat di sekitarnya. Hutan yang terjaga akan memberikan manfaat bagi kehidupan, sedangkan dalam kondisi bencana diperlukan kolaborasi seluruh elemen untuk mempercepat penanganan dan pemulihan. Oleh karena itu, Perhutani terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan RAPI sebagai mitra relawan yang memiliki peran penting dalam penyampaian informasi dan koordinasi kebencanaan.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung Youdiyanto menyampaikan bahwa Perhutani menyambut baik forum musyawarah tersebut sebagai sarana mempererat hubungan antarlembaga.

“Perhutani siap berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial dan penanggulangan bencana. Sebagai pengelola hutan, Perhutani memiliki tanggung jawab tidak hanya menjaga kelestarian kawasan, tetapi juga hadir bersama masyarakat saat dibutuhkan. Sinergi dengan RAPI diharapkan semakin memperkuat upaya kemanusiaan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RAPI Wilayah IV Temanggung Pria Andaka mengapresiasi kehadiran dan komitmen Perhutani dalam membangun kerja sama lintas sektor.

“Kami berharap kolaborasi bersama Perhutani terus terjalin melalui kegiatan sosial, edukasi, komunikasi kebencanaan, hingga aksi tanggap darurat. Dengan semangat kebersamaan, setiap unsur dapat saling mendukung demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” ungkap Pria Andaka.

Melalui kegiatan ini, Perhutani menegaskan komitmennya bahwa menjaga hutan berarti juga menjaga kehidupan. Oleh karena itu, setiap kolaborasi yang terjalin bersama para relawan dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian dari upaya mewujudkan hutan yang tetap lestari, lingkungan yang aman, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh generasi saat ini maupun yang akan datang. (Kdu/Nurul)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *