KEDU UTARA, TEMANGGUNG (12/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung guna meningkatkan kesiapsiagaan dan antisipasi potensi bencana di wilayah kawasan hutan dan sekitarnya, Senin (11/05).
Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan di Kantor BPBD Kabupaten Temanggung dan diterima oleh Bagian Logistik BPBD Kabupaten Temanggung yang mewakili Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Temanggung. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah antisipasi menghadapi potensi bencana alam, khususnya memasuki perubahan cuaca yang berpotensi menimbulkan longsor, pohon tumbang, banjir, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam kegiatan tersebut, Perhutani menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Koordinasi dilakukan sebagai upaya membangun komunikasi yang cepat dan efektif apabila terjadi kondisi darurat kebencanaan.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Temanggung, Youdiyanto, menyampaikan bahwa Perhutani terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah hutan maupun jalur wisata alam yang berada dalam pengelolaan Perhutani.
“Koordinasi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat sinergi antara Perhutani dan BPBD Kabupaten Temanggung dalam upaya mitigasi serta penanganan bencana. Perhutani berharap komunikasi dan kerja sama yang sudah terjalin baik dapat terus ditingkatkan sehingga apabila terjadi bencana dapat segera dilakukan langkah penanganan secara cepat dan tepat,” ungkap Youdiyanto.
Ia menambahkan, Perhutani juga secara aktif melakukan patroli preventif, pemantauan kondisi kawasan hutan, serta edukasi kepada masyarakat dan penggarap hutan agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem maupun potensi kebakaran hutan.
Sementara itu, perwakilan BPBD Kabupaten Temanggung, Suwito, menyampaikan apresiasi atas langkah koordinasi yang dilakukan Perhutani dalam mendukung kesiapsiagaan bencana di wilayah Kabupaten Temanggung.
“Sinergi lintas sektor sangat diperlukan dalam penanggulangan bencana. Kawasan hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, sehingga upaya mitigasi dan antisipasi harus dilakukan bersama-sama. Kami mengapresiasi kepedulian Perhutani yang aktif berkoordinasi terkait kewaspadaan bencana,” jelas Suwito.
Melalui koordinasi tersebut diharapkan tercipta kerja sama yang semakin solid antara Perhutani dan BPBD Kabupaten Temanggung dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam, sehingga keamanan kawasan hutan serta keselamatan masyarakat dapat terus terjaga dengan baik. (Kdu/Nurul)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply