Perhutani KPH Kedu Utara Bangun Sinergi dengan BPBD untuk Perkuat Perlindungan Hutan dan Mitigasi Bencana

KEDU UTARA, MAGELANG (10/07/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara terus memperkuat sinergi lintas sektoral dalam mendukung upaya perlindungan hutan dan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi antara Perhutani KPH Kedu Utara dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang yang berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Magelang, Jumat (10/07).

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, didampingi Wakil Administratur serta Kepala BKPH Magelang. Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Magelang, Bayu Eko Prihanto, beserta jajaran.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak membahas pentingnya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya yang berkaitan dengan kawasan hutan, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tanah longsor, pohon tumbang, serta berbagai upaya mitigasi bencana yang melibatkan para pemangku kepentingan.

Selain membahas langkah-langkah pencegahan, pertemuan juga menjadi ajang bertukar informasi mengenai kondisi wilayah, kesiapan personel, serta mekanisme koordinasi apabila terjadi kondisi darurat di kawasan hutan maupun wilayah sekitarnya. Sinergi yang telah terjalin diharapkan semakin kuat sehingga penanganan berbagai potensi bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa Perhutani memandang kolaborasi lintas sektoral sebagai bagian penting dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus melindungi masyarakat dari potensi bencana.

“Perhutani tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Diperlukan sinergi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk BPBD Kabupaten Magelang. Melalui koordinasi ini, kami berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga upaya pencegahan, kesiapsiagaan, serta penanganan apabila terjadi bencana dapat berjalan lebih efektif. Perhutani siap berkolaborasi lintas sektoral demi menjaga kelestarian hutan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Magelang, Bayu Eko Prihanto, mengapresiasi inisiatif Perhutani dalam membangun komunikasi dan koordinasi secara intensif.

“Kami menyambut baik kunjungan dari Perhutani KPH Kedu Utara. Kawasan hutan merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana sehingga membutuhkan perhatian bersama. Dengan adanya koordinasi yang baik, kami optimistis langkah-langkah mitigasi, edukasi kepada masyarakat, serta penanganan apabila terjadi bencana dapat dilaksanakan secara lebih optimal. BPBD siap terus bersinergi dan memperkuat kolaborasi dengan Perhutani,” ungkapnya.

Melalui koordinasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana sekaligus memperkuat peran masing-masing instansi dalam memberikan perlindungan terhadap kawasan hutan dan masyarakat di sekitarnya.

Perhutani KPH Kedu Utara akan terus mendorong kolaborasi lintas sektoral bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, serta seluruh elemen masyarakat sebagai langkah nyata dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, aman, dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat. (Kdu/Nurul).

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *