Perhutani KPH Kedu Utara Fasilitasi Outing Class TK Tunas Rimba untuk Perluas Wawasan Transportasi” “Perhutani KPH Kedu U

KEDU UTARA (05/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui kegiatan outing class yang diikuti oleh TK Tunas Rimba. Kegiatan ini melibatkan seluruh peserta didik, guru, serta komite sekolah dengan tujuan memberikan pengalaman belajar di luar kelas yang menyenangkan sekaligus edukatif, Senin (04/05).

Outing class kali ini mengusung tema pengenalan transportasi dengan rangkaian kunjungan ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan kereta api. Melalui kegiatan ini, para siswa dikenalkan secara langsung dengan berbagai moda transportasi, baik udara maupun darat, sehingga mereka memiliki wawasan yang lebih luas sejak usia dini.

Keceriaan tampak dari wajah para siswa saat berada di bandara. Mereka dengan antusias melihat pesawat dari dekat, mengenal fasilitas bandara, serta mendapatkan penjelasan sederhana mengenai proses keberangkatan dan kedatangan penumpang. Pengalaman ini menjadi pembelajaran nyata yang tidak dapat diperoleh hanya dari dalam kelas.

Setelah dari bandara, kegiatan dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan kereta api. Bagi sebagian anak, hal ini menjadi pengalaman pertama mereka naik kereta api. Mereka belajar tentang tata tertib selama perjalanan, mengenal bagian-bagian kereta, serta merasakan langsung perjalanan menggunakan transportasi darat yang aman dan nyaman.

Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa kegiatan outing class ini merupakan bentuk dukungan Perhutani terhadap pendidikan anak usia dini, khususnya dalam membangun wawasan dan pengalaman belajar yang menyenangkan.

“Perhutani sangat mendukung kegiatan outing class seperti ini. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung. Dengan mengenal transportasi udara dan kereta api, mereka dapat memahami lingkungan sekitar dengan lebih luas,” ujar Andrie Syailendra.

Ketua Yayasan Tunas Rimba Perhutani (YTRP), Susan Hastari Andrie Syailendra, menambahkan bahwa outing class menjadi metode pembelajaran yang efektif dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian anak.

“Kegiatan ini dirancang agar anak-anak belajar sambil bermain. Mereka diajak untuk mengenal dunia luar dengan cara yang menyenangkan, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna,” ungkap Susan Hastari.

Kepala Sekolah TK Tunas Rimba, Ety Yulianty, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran tematik yang bertujuan memperkenalkan berbagai jenis transportasi secara langsung kepada siswa.

“Dengan mengunjungi bandara dan dilanjutkan naik kereta api, anak-anak mendapatkan pengalaman lengkap. Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan langsung perjalanan, sehingga materi pembelajaran lebih mudah dipahami,” jelas Ety Yulianty.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan peran aktif orang tua melalui komite sekolah, sehingga tercipta sinergi antara sekolah dan wali murid dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Perwakilan wali murid turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, outing class memberikan pengalaman baru yang sangat berharga bagi anak-anak, sekaligus mempererat hubungan antara siswa, guru, dan orang tua.

“Kami sangat senang dan mendukung kegiatan ini. Anak-anak terlihat antusias dan bahagia. Selain menambah wawasan, mereka juga belajar bersosialisasi dan mandiri,” ujar salah satu wali murid.

Melalui kegiatan outing class ini, Perhutani berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berwawasan luas, serta memiliki pengalaman belajar yang menyenangkan sejak dini. Dukungan terhadap pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun masa depan yang lebih baik. (Kdu/Nurul)

Editor: Diono
Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *