Perhutani KPH Mantingan Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Panen Raya Jagung Bersama Masyarakat Hutan

MANTINGAN (21/06/2026) | Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan melalui Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Blebak Lilik Harnowo bersama Kepala Urusan Teknik Kehutanan (Kaur TK) Fatcun Niam hadir langsung dalam kegiatan Panen Raya Jagung sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan di Petak 70 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Blebak, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Demaan, Minggu (21/06).

Lokasi panen berada di wilayah kelola Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Lestari. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua LMDH Wana Lestari Suparno serta pesanggem Antok dari Desa Sidomulyo yang mendampingi jalannya panen.

Kehadiran KRPH Blebak dan Kaur TK di lapangan merupakan bentuk dukungan Perhutani KPH Mantingan terhadap kemitraan produktif bersama masyarakat desa hutan. Pemanfaatan Petak 70 untuk budidaya jagung diharapkan dapat menambah ketersediaan pangan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian anggota LMDH Wana Lestari.

Administratur KPH Mantingan melalui Kepala Resor Pemangkuan Hutan Blebak Lilik Harnowo menyampaikan bahwa panen raya jagung tersebut menjadi bukti keberhasilan kemitraan antara Perhutani dan LMDH dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan.

“Panen raya jagung di Petak 70 RPH Blebak ini merupakan bukti bahwa kemitraan antara KPH Mantingan dan LMDH Wana Lestari berjalan dengan baik. Kami dari BKPH Demaan akan terus memberikan pendampingan teknis mulai dari persiapan lahan, perawatan tanaman, hingga pascapanen. Tujuan utamanya adalah meningkatkan produktivitas lahan dan hasil panen guna mendukung ketahanan pangan masyarakat tanpa mengabaikan fungsi kelestarian hutan. Terima kasih kepada Ketua LMDH Wana Lestari Suparno dan pesanggem Antok dari Desa Sidomulyo yang telah bekerja keras merawat tanaman ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Urusan Teknik Kehutanan Fatcun Niam menegaskan bahwa pendampingan teknis akan terus dilakukan agar hasil panen dapat optimal dan sesuai dengan target program ketahanan pangan.

“Pendampingan teknis akan terus kami lakukan agar hasil panen semakin optimal dan mampu mendukung pencapaian target ketahanan pangan masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LMDH Wana Lestari Suparno menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan Perhutani selama proses budidaya hingga panen.

“Alhamdulillah, panen raya jagung di Petak 70 RPH Blebak hari ini memberikan hasil yang baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada KPH Mantingan, khususnya KRPH Blebak dan Kaur TK Fatcun Niam yang selalu hadir memberikan bimbingan di lapangan. Pendampingan tersebut sangat membantu kami. Ke depan, kami bersama pesanggem akan terus menjaga dan mengelola lahan ini dengan baik agar panen jagung dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi sumber ketahanan pangan bagi keluarga,” ungkapnya.

Panen raya jagung di Petak 70 RPH Blebak ditutup dengan kegiatan ramah tamah antara jajaran Perhutani KPH Mantingan, pengurus LMDH Wana Lestari, dan para pesanggem. Sinergi yang terjalin diharapkan semakin memperkuat program ketahanan pangan di wilayah BKPH Demaan sekaligus mendukung kelestarian kawasan hutan secara berkelanjutan. (Mnt/Ism)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *