Perhutani KPH Pemalang Cek Potensi Kawasan Hutan untuk Pembangunan PLTS PLN

PEMALANG (24/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang melaksanakan pengecekan Rencana Penggunaan Kawasan Hutan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada Selasa (23/06) sebagai tindak lanjut rencana pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) fotovoltaik di wilayah Pemalang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur/KKPH Pemalang Heri Nur Efendi yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi Perencanaan Sumber Daya Hutan dan Pengembangan Bisnis (PPB) KPH Pemalang Juaedi Imam Wahyono, Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan Agraria, dan Komunikasi Perusahaan (HKAKP) Agus Slamet, Kepala Sub Seksi Perencanaan Hutan KPH Pemalang Robby Rayendri, serta tim dari PT PLN (Persero) Pusat.

Kegiatan pengecekan ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, di mana PT PLN (Persero) menginisiasi program percepatan pengembangan pembangkit EBT melalui program Accelerated Renewable Energy Development (ARED). Dalam program tersebut, direncanakan pembangunan PLTS dengan target kapasitas secara nasional, termasuk tahap awal (batch-1) sebesar 100 megawatt (MW) yang diperkirakan membutuhkan lahan sekitar ±120–140 hektare.

Dalam kegiatan tersebut, kedua belah pihak membahas hasil survei awal lahan potensial untuk pengembangan PLTS berkapasitas 100 MW di kawasan hutan KPH Pemalang serta melakukan konfirmasi dan pembahasan lokasi yang berpotensi dialokasikan sebagai bagian dari pengembangan EBT guna mendukung ketahanan energi nasional.

Mewakili Administratur KPH Pemalang, Kepala Seksi PPB Juaedi Imam Wahyono menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh rencana strategis tersebut, mengingat program ini merupakan bagian dari proyek nasional yang sejalan dengan upaya transisi energi.

“Pada prinsipnya Perhutani siap bersinergi dengan PT PLN (Persero) dalam pembangunan PLTS yang kemungkinan akan memanfaatkan sebagian kawasan hutan. Tentunya akan kami pelajari bersama ketentuan dan regulasi yang harus ditempuh, serta kondisi eksisting calon lokasi. Kami melihat ini sebagai peluang kolaborasi dalam mendukung transisi energi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan PT PLN (Persero) Teguh Nugroho menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhutani dalam upaya percepatan pengembangan energi baru terbarukan. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan akan dilanjutkan dengan pembahasan teknis dan tinjauan lapangan lebih lanjut.

“Kami sangat mengapresiasi Perhutani KPH Pemalang yang telah menjelaskan secara detail berbagai hal terkait aspek kehutanan dalam rencana pembangunan PLTS di wilayah Pemalang. Kawasan hutan Perhutani menjadi salah satu alternatif yang paling memungkinkan, mengingat ketersediaan lahan di Pulau Jawa semakin terbatas,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Perhutani dan PT PLN (Persero) dapat terus berlanjut dalam mendukung pengembangan energi bersih serta pemanfaatan kawasan hutan secara berkelanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Pml/Sks)

Editor: Lutfi Ardiansyah

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *