Perhutani KPH Purwodadi Bersama LMDH Siapkan Tanaman 2026 melalui Pasang Acir di petak 69 D RPH sepreh BKPH bandung

PURWODADI, PERHUTANI (07/10/2026) |  Dalam rangka mempersiapkan kegiatan tanaman tahun 2026 sekaligus mendukung upaya menjaga kelestarian hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandung melaksanakan kegiatan pasang acir di petak 69 D dengan luas 6,9 hektare, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sepreh, pada Minggu (04/10).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tanjungharjo Manunggal, Supadi, serta Pesanggem yang tergabung dalam kegiatan persiapan tanaman. Pemasangan acir menjadi salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan lahan sebelum pelaksanaan penanaman, sekaligus menjadi penanda titik tanam agar kegiatan tanaman dapat dilakukan secara tertib, teratur, dan sesuai tata waktu yang telah ditetapkan.

Kegiatan pasang acir ini mengusung semangat “Siap Menghijaukan Kembali”, sebagai bentuk komitmen bersama antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan untuk mempersiapkan keberhasilan tanaman tahun 2026. Selain mendukung kelancaran teknis penanaman, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap keberlanjutan fungsi hutan.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Bandung, Arie Gunawan, menyampaikan bahwa pasang acir merupakan bagian penting dari rangkaian persiapan tanaman tahun 2026 yang harus dilaksanakan dengan baik dan sesuai ketentuan.

“Pasang acir ini merupakan salah satu tahapan awal dalam persiapan tanaman tahun 2026. Dengan pemasangan acir yang dilakukan secara tertib dan sesuai tata ruang tanaman, diharapkan pelaksanaan penanaman nantinya dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan tepat waktu. Kami juga mengapresiasi keterlibatan LMDH dan Pesanggem yang turut berperan aktif dalam menjaga dan mempersiapkan kawasan hutan,” ungkap Arie Gunawan.

Menurutnya, keberhasilan tanaman bukan hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga oleh kesiapan lahan, ketepatan tata waktu, pemeliharaan, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga tanaman hingga tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Semangat siap menghijaukan kembali harus menjadi komitmen bersama. Hutan yang lestari memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. Karena itu, sinergi antara Perhutani, LMDH dan masyarakat sekitar hutan perlu terus diperkuat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Tanjungharjo Manunggal, Supadi, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan persiapan tanaman tahun 2026 tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kehutanan merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap keberadaan dan kelestarian hutan.

“Kami dari LMDH Tanjungharjo Manunggal bersama Pesanggem siap mendukung kegiatan tanaman tahun 2026. Melalui pasang acir ini, kami bersama Perhutani mempersiapkan lahan agar nantinya dapat ditanami dengan baik. Kami siap ikut menghijaukan kembali kawasan hutan dan menjaga tanaman agar dapat tumbuh dengan baik,” ujar Supadi.

Ia menambahkan bahwa masyarakat sekitar hutan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian hutan. Dengan adanya kerja sama yang baik antara Perhutani dan masyarakat, diharapkan kawasan hutan dapat terus terjaga, produktif, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Kegiatan pasang acir di petak 69 D tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan Perhutani KPH Purwodadi dalam menghadapi musim tanaman tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada keberhasilan tanaman, tetapi juga sebagai upaya berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mempertahankan fungsi ekologis hutan, serta memastikan keberadaan hutan tetap lestari.

Melalui semangat “Siap Menghijaukan Kembali”, Perhutani KPH Purwodadi bersama LMDH berkomitmen untuk terus membangun sinergi dalam setiap tahapan pengelolaan hutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mewujudkan tanaman yang tumbuh optimal sekaligus menjaga hutan agar tetap memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *