Perhutani KPH Purwodadi Bersama Pesanggem petak 82C RPH Sepreh Tingkatkan Kekompakan melalui Gerakan Pasang Acir Tanaman Tahun 2026

PURWODADI, PERHUTANI (25/08/2026) |  Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandung melaksanakan kegiatan gerakan pasang acir bersama Pesanggem di petak 82C, RPH Sepreh, BKPH Bandung, dengan luas 5,4 hektare, Senin (24/08/2026).

Kegiatan pasang acir tersebut merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan tanaman tahun 2026 sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan, kekompakan, dan sinergi antara jajaran Perhutani dengan masyarakat sekitar hutan, khususnya anggota Pesanggem Batu. Kegiatan dilakukan secara bersama-sama dengan penuh semangat gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan dan kelestarian hutan.

Pasang acir merupakan kegiatan pemasangan tanda atau patok pada titik-titik yang telah ditentukan sebagai panduan dalam penataan dan pelaksanaan penanaman. Keberadaan acir membantu memastikan jarak dan pola tanaman lebih teratur sehingga kegiatan penanaman dapat berjalan secara efektif, tertib, dan sesuai dengan rencana teknis yang telah ditetapkan.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Bandung, Arie Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada persiapan tanaman tahun 2026, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kekompakan antara Perhutani dan kelompok masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan kawasan hutan.

“Gerakan pasang acir bersama Pesanggem ini merupakan bagian penting dari persiapan tanaman tahun 2026. Dengan dilakukan secara bersama-sama, pekerjaan menjadi lebih ringan sekaligus dapat mempererat komunikasi, kebersamaan, dan kekompakan antaranggota Pesanggem maupun dengan jajaran Perhutani. Kami berharap seluruh tahapan tanaman dapat dilaksanakan dengan baik sehingga mampu mendukung terwujudnya hutan yang sehat, produktif, dan lestari,” ujar Arie.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat melalui Pesanggem menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian hutan. Sinergi yang baik antara Perhutani dan masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab bersama terhadap kawasan hutan, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga perlindungan tanaman dari berbagai gangguan.

Sementara itu, Anggota Pesanggem Petak 82 C RPH Sepreh, Saripin, mengapresiasi kegiatan bersama tersebut. Ia mengatakan bahwa kegiatan pasang acir memberikan pengalaman sekaligus mempererat hubungan antaranggota kelompok.

“Kami senang bisa melaksanakan kegiatan pasang acir secara bersama-sama. Selain untuk mempersiapkan tanaman tahun 2026, kegiatan ini membuat anggota Pesanggem semakin kompak dan bisa saling membantu. Kami siap mendukung Perhutani dalam menjaga tanaman dan kawasan hutan agar tetap terpelihara serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Saripin.

Ia menambahkan, kekompakan anggota Pesanggem menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan tanaman tahun 2026. Dengan adanya kerja sama yang baik, masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam menjaga tanaman dan mencegah berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

Kegiatan gerakan pasang acir di petak 82C tersebut mencerminkan komitmen Perhutani KPH Purwodadi dalam membangun kolaborasi dengan masyarakat sekitar hutan. Melalui semangat gotong royong, penataan tanaman yang baik, serta kepedulian bersama terhadap kawasan hutan, diharapkan pelaksanaan tanaman tahun 2026 dapat berjalan optimal dan mampu mendukung kelestarian hutan secara berkelanjutan.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *