PURWODADI, PERHUTANI (28/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok melaksanakan kegiatan pasang acir sebagai persiapan tanaman tahun 2026 di petak 44 A1, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karanggetas, BKPH Pojok, pada Kamis (27/08).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada areal seluas 22,5 hektare dengan rencana jarak tanam 3 meter x 3 meter. Pasang acir merupakan salah satu tahapan penting dalam persiapan kegiatan tanaman, karena berfungsi sebagai penanda titik tanam sehingga jarak dan pola penanaman dapat tertata sesuai rencana.
Kepala BKPH Pojok Bambang Riantono, mewakili Administratur KPH Purwodadi, menyampaikan bahwa kegiatan pasang acir menjadi bagian dari upaya Perhutani memastikan kesiapan lahan sebelum memasuki tahapan penanaman tahun 2026.
“Pasang acir ini merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam persiapan tanaman tahun 2026. Dengan pemasangan acir sesuai jarak tanam 3 x 3 meter, diharapkan penataan tanaman di lapangan menjadi lebih teratur sehingga pertumbuhan tanaman nantinya dapat berlangsung secara optimal. Kami juga terus mendorong jajaran untuk melaksanakan kegiatan dengan penuh tanggung jawab serta memperhatikan aspek kelestarian hutan,” ujar Bambang.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tanaman tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga oleh ketepatan dalam setiap tahapan mulai dari persiapan lahan, pemasangan acir, penanaman, pemeliharaan hingga pengamanan kawasan hutan. Karena itu, keterlibatan dan kepedulian masyarakat sekitar hutan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan tanaman.
Selain mendukung persiapan tanaman tahun 2026, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumber daya hutan. Hutan yang terkelola dengan baik diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
Sementara itu, Slamet, warga Desa Karanggetas, mengapresiasi kegiatan persiapan tanaman yang dilakukan Perhutani bersama jajaran lapangan. Menurutnya, keberadaan hutan yang terjaga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, sehingga diperlukan kepedulian bersama untuk menjaga tanaman dan kawasan hutan.
“Kami mendukung kegiatan Perhutani dalam mempersiapkan tanaman tahun 2026. Hutan harus dijaga bersama agar tetap lestari. Kami sebagai masyarakat sekitar hutan juga siap ikut membantu menjaga tanaman yang sudah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat untuk lingkungan serta generasi mendatang,” ungkap Slamet.
Kegiatan pasang acir di petak 44 A1 tersebut menunjukkan keseriusan Perhutani KPH Purwodadi dalam mempersiapkan kegiatan tanaman tahun 2026 secara terencana. Dengan luas areal 22,5 hektare dan jarak tanam 3 x 3 meter, penataan titik tanam diharapkan dapat menjadi dasar pelaksanaan penanaman yang efektif dan sesuai dengan kondisi lapangan.
Perhutani KPH Purwodadi juga terus mengajak seluruh jajaran serta masyarakat sekitar hutan untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan kelestarian hutan, termasuk mencegah berbagai potensi gangguan hutan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sinergi antara Perhutani dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan hutan yang sehat, produktif, aman, dan lestari.
Editor : Diono
















Leave a Reply