DEMAK (07/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui Kepala Seksi (KSS) Optimalisasi Aset dan Sarana Prasarana melakukan pemantauan perkembangan perbaikan bangunan yang dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan TK Nusa Indah 2 Karangawen pada Senin (07/09/2026).
Bangunan tersebut berada di Persil C15 Pekarangan Dinas Kosong Pojok, wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tanggung, Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Bangunan tersebut merupakan aset Perhutani yang dimanfaatkan oleh pemerintah setempat sebagai sarana pendidikan TK Nusa Indah 2 Karangawen. Pemanfaatan bangunan tersebut merupakan bagian dari optimalisasi aset Perhutani melalui kerja sama dengan mitra, dalam hal ini TK Nusa Indah 2 Karangawen.
Dalam prosesnya, Perhutani KPH Semarang memberikan ide dan gagasan pemanfaatan bangunan tersebut agar aset yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal dapat memberikan manfaat yang lebih baik, khususnya untuk mendukung kegiatan pendidikan di wilayah sekitar.
Menindaklanjuti gagasan tersebut, pihak TK Nusa Indah 2 Karangawen melakukan perbaikan bangunan secara mandiri sesuai dengan kebutuhan sarana kegiatan belajar mengajar. Kepala Seksi (KSS) Optimalisasi Aset dan Sarana Prasarana Perhutani KPH Semarang, Didik, kemudian melakukan pengecekan dan pemantauan langsung terhadap perkembangan perbaikan di lapangan.
Didik menyampaikan bahwa pemantauan tersebut merupakan bagian dari dukungan Perhutani kepada mitra dalam proses pemanfaatan aset, sekaligus memastikan kondisi bangunan tetap terjaga dengan baik.
“Perhutani memberikan gagasan agar bangunan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pihak TK kemudian menindaklanjuti dengan melakukan perbaikan secara mandiri. Kami hadir untuk memantau perkembangannya sekaligus memberikan dukungan agar pemanfaatan aset ini dapat berjalan dengan baik dan tertib,” ujar Didik.
Sementara itu, di tempat berbeda, Wakil Administratur KPH Semarang menyampaikan bahwa optimalisasi aset merupakan salah satu upaya Perhutani untuk memastikan aset perusahaan dapat memberikan nilai manfaat, baik bagi perusahaan maupun lingkungan sekitar.
“Kami menyambut baik inisiatif pemanfaatan bangunan ini sebagai sarana pendidikan. Perhutani berperan memberikan gagasan dan membuka ruang pemanfaatan aset melalui kemitraan. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang positif dengan tetap memperhatikan ketentuan dan tertib administrasi pengelolaan aset perusahaan,” ungkapnya.
Kepala Sekolah TK Nusa Indah 2 Karangawen, Mujiasih, mengapresiasi dukungan dan gagasan yang diberikan Perhutani sehingga bangunan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Semarang yang telah memberikan gagasan dan mendukung pemanfaatan bangunan ini untuk kegiatan TK Nusa Indah 2. Kami berupaya melakukan perbaikan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan sekolah. Harapan kami, gedung ini nantinya dapat memberikan tempat belajar yang lebih nyaman dan mendukung kegiatan anak-anak,” tutur Mujiasih.
Melalui pemanfaatan tersebut, Perhutani KPH Semarang berharap aset perusahaan yang tersedia dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal melalui kemitraan yang tertib, sekaligus memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di sekitar kawasan hutan. (Smg/Noe)
Editor: Febby
Copyright © 2026
















Leave a Reply