PEKALONGAN TIMUR, (14/10/2026) | Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah melalui Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah pada Musim Hujan yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan koordinasi lintas instansi dalam mengantisipasi potensi bencana selama musim hujan.
Dalam kegiatan tersebut, Administratur KPH Pekalongan Timur Haris Setiana diwakili oleh KSS Perencanaan Hardono untuk mengikuti rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin.
Rapat koordinasi membahas pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang dapat mengancam keselamatan masyarakat, merusak infrastruktur, serta berdampak terhadap lingkungan. Melalui koordinasi ini, setiap instansi diharapkan dapat meningkatkan langkah antisipasi dan kesiapan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.
Partisipasi Perhutani dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam membangun kesiapsiagaan bencana secara terpadu. Sebagai institusi yang memiliki wilayah kerja pengelolaan hutan, Perhutani turut mendukung perlindungan lingkungan, pemantauan kondisi kawasan hutan, serta koordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan potensi kerawanan bencana di wilayah kerja.
Kawasan hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, termasuk membantu mengatur tata air dan mengurangi risiko erosi apabila dikelola serta dijaga dengan baik. Oleh karena itu, pengawasan kawasan hutan dan pelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi bencana, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami banjir dan tanah longsor.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan langkah antisipatif antarinstansi dalam menghadapi musim hujan. Komunikasi yang efektif, pertukaran informasi, serta kesiapan personel dan sarana pendukung menjadi faktor penting untuk meningkatkan respons terhadap potensi bencana.
Perhutani KPH Pekalongan Timur berkomitmen mendukung sinergi dengan BPBD Kabupaten Pemalang dan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah kerja.
Dengan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik, potensi risiko bencana selama musim hujan diharapkan dapat diantisipasi sejak dini sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan. (Pkt/Ran)
Editor: Intan
Copyright © 2026
















Leave a Reply