Administratur KPH Kedu Selatan Pantau Penyadapan Getah Pinus di TPG Brojogeni

KEBUMEN  (24/08/2026) | Dalam rangka meningkatkan produktivitas dan pencapaian target produksi getah pinus, Administratur Perum Perhutani KPH Kedu Selatan, Nandang Kusnandar, melakukan pengecekan lapangan di Tempat Pengumpulan Getah (TPG) Brojogeni, RPH Sadang, BKPH Kebumen, pada Sabtu (22/08).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya monitoring sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan penyadapan dan pengumpulan getah. Melalui pengecekan secara langsung di lapangan, Perhutani berupaya mengoptimalkan potensi produksi sehingga target getah pinus yang telah ditetapkan perusahaan dapat tercapai.

Dalam kesempatan tersebut, Administratur KPH Kedu Selatan, Nandang Kusnandar, memberikan arahan kepada jajaran lapangan agar kegiatan penyadapan dan pengelolaan getah dilaksanakan secara maksimal. Potensi produksi di setiap petak perlu diperhatikan dengan baik, termasuk menjaga kualitas penyadapan, ketepatan waktu pengumpulan, serta memastikan hasil getah dapat terkumpul secara optimal.

“Produksi getah harus terus ditingkatkan dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Monitoring lapangan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya sekaligus mencari solusi apabila terdapat kendala dalam kegiatan penyadapan,” ujar Nandang.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi antara jajaran Perhutani dengan para penyadap. Menurutnya, komunikasi yang baik akan membantu mempercepat penanganan berbagai kendala di lapangan sehingga produktivitas getah dapat meningkat secara berkelanjutan.

Pengecekan lapangan tersebut turut didampingi Asper Kebumen, Nur Ikhsan, dan KRPH Sadang, Suntoko, beserta jajaran. Mereka melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi kegiatan penyadapan dan pengumpulan getah di wilayah TPG Brojogeni.

Sementara itu, salah seorang penyadap getah pinus, Suroto, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan monitoring yang dilakukan Perhutani KPH Kedu Selatan. Menurutnya, pengecekan lapangan secara langsung memberikan motivasi kepada para penyadap untuk meningkatkan kualitas penyadapan sekaligus menjaga kondisi tegakan pinus.

“Kami sebagai penyadap tentu berharap produksi getah semakin baik sehingga hasil yang kami peroleh juga meningkat. Kami siap mengikuti arahan Perhutani, terutama dalam menjaga teknik penyadapan agar tidak merusak pohon. Semoga kerja sama antara Perhutani dan penyadap terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Suroto.

Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, Perhutani KPH Kedu Selatan berkomitmen meningkatkan produktivitas hasil hutan, khususnya getah pinus, dengan tetap memperhatikan kelestarian dan kesehatan tegakan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung pencapaian target produksi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan dan masyarakat penyadap. (Kds/Bhs).

Editor: Annisha
Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *