Antisipasi Karhutla dan Lonjakan Pendaki, Perhutani Kedu Utara Rapatkan Barisan Lintas Basecamp

KEDU UTARA (21/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menunjukkan dukungannya terhadap sinergi pengelolaan wisata alam dan pendakian gunung dengan menghadiri kegiatan Forum Sedhuluran Basecamp Kedu Utara yang dilaksanakan di Basecamp Lengkong, Kabupaten Wonosobo, pada Rabu (20/05).

Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi, koordinasi, serta penguatan komitmen bersama antar-pengelola basecamp pendakian di wilayah Kedu Utara.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Desa Lengkong, Ketua Forum Komunikasi Basecamp se-Kedu Utara, Kepala Sub Seksi Wisata KPH Kedu Utara, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), unsur Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupaten Wonosobo, serta panitia dan perwakilan pengelola basecamp se-Kedu Utara.

Dalam suasana penuh keakraban dan semangat persaudaraan, forum membahas berbagai hal penting terkait pengelolaan wisata pendakian, peningkatan keselamatan pengunjung, kebersihan lingkungan, penanganan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), hingga penguatan koordinasi antarbasecamp dalam menghadapi meningkatnya aktivitas pendakian menjelang musim liburan dan musim kemarau.

Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, melalui jajarannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut sebagai bentuk nyata kebersamaan seluruh elemen dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus mendukung wisata alam yang aman dan berkelanjutan.

“Perhutani sangat mendukung kegiatan Forum Sedhuluran Basecamp Kedu Utara ini karena menjadi sarana mempererat komunikasi dan sinergi antar-pengelola wisata pendakian, pemerintah desa, relawan, serta pemangku kepentingan lainnya. Harapannya, pengelolaan wisata alam di kawasan hutan dapat berjalan lebih tertib, aman, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujar Andrie Syailendra.

Ia juga menambahkan bahwa Perhutani terus mendorong seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan edukasi kepada pendaki terkait pentingnya menjaga kebersihan kawasan hutan, mematuhi aturan pendakian, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan hutan dan bahaya Karhutla selama musim kemarau.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Basecamp se-Kedu Utara, Lilik Setiawan, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kehadiran Perhutani dalam forum tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pengelola basecamp dan Perhutani menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan wisata pendakian di wilayah Kedu Utara.

“Forum Sedhuluran ini menjadi ruang komunikasi dan kebersamaan antarbasecamp agar tercipta koordinasi yang lebih baik, terutama dalam pelayanan pendaki, penanganan keadaan darurat, serta menjaga kelestarian gunung dan kawasan hutan. Kami berharap sinergi dengan Perhutani dan seluruh pihak terus berjalan dengan baik,” ungkap Lilik Setiawan.

Sementara itu, Kepala Desa Lengkong, Agus Setiawan, juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan forum sebagai upaya memperkuat hubungan antar-pengelola wisata dan masyarakat desa sekitar kawasan hutan. Kehadiran berbagai unsur dalam forum tersebut diharapkan mampu menciptakan pengelolaan wisata pendakian yang lebih profesional, aman, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, Perhutani bersama seluruh pemangku kepentingan berharap dapat membangun komitmen bersama dalam menjaga kawasan hutan sebagai aset alam yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. (Kdu/Nurul)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *