Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Perhutani KPH Surakarta Gelar Pengamanan Terpadu di Bukit Cinta Watu Prau

SURAKARTA (24/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Bayat melaksanakan pengamanan terpadu di kawasan Wisata Bukit Cinta Watu Prau pada Sabtu (21/06). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kunjungan wisatawan selama masa libur panjang sekolah sekaligus memastikan seluruh aktivitas wisata berlangsung aman, tertib, dan nyaman.

Pengamanan dilaksanakan melalui pemantauan jalur masuk dan keluar kawasan wisata, pengecekan fasilitas wisata, pengaturan arus kendaraan, penyampaian imbauan kepada pengunjung, serta peningkatan koordinasi dengan aparat keamanan dan pengelola wisata guna mengantisipasi potensi gangguan selama masa liburan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjaga kelestarian kawasan hutan yang menjadi daya tarik utama destinasi wisata tersebut.

Administratur KPH Surakarta melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonogiri, Sunarto, menyampaikan bahwa momentum libur sekolah selalu diikuti dengan peningkatan jumlah wisatawan sehingga diperlukan kesiapan seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik. Menurutnya, selain aspek keamanan dan kenyamanan, Perhutani juga memberikan perhatian besar terhadap kebersihan dan kelestarian kawasan hutan.

“Kami terus memperkuat sinergi dengan Muspika Bayat dan seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaan wisata berjalan dengan baik. Kami mengimbau seluruh pengunjung untuk mematuhi aturan yang berlaku, menjaga kebersihan, serta bersama-sama melestarikan kawasan hutan agar Wisata Bukit Cinta Watu Prau tetap menjadi destinasi alam yang aman dan nyaman bagi semua,” ujar Sunarto.

Sementara itu, Camat Bayat, Rokhmat Sya’bani, mengapresiasi langkah Perhutani yang mengedepankan kolaborasi dalam pengamanan kawasan wisata selama musim liburan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan suasana wisata yang kondusif.

“Kami siap mendukung setiap upaya yang dilakukan Perhutani untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan. Selain memberikan rasa aman kepada pengunjung, pengamanan terpadu ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga aset wisata daerah agar tetap lestari dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ungkap Rokhmat.

Melalui kegiatan pengamanan bersama ini, diharapkan Wisata Bukit Cinta Watu Prau dapat memberikan pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat selama libur panjang sekolah. Ke depan, sinergi antara Perhutani, pemerintah daerah, aparat keamanan, pengelola wisata, dan masyarakat akan terus diperkuat guna mewujudkan destinasi wisata berbasis hutan yang berkelanjutan serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan. (Ska/Mar)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *