Dukung Penyadap, Perhutani Pekalongan Timur Pastikan Produksi Getah Pinus Optimal

PEKALONGAN TIMUR  (19/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melaksanakan kegiatan Cek Datang Eksekusi (CDE) di Petak 51 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gerlang Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bawang, Minggu (17/05). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan produksi getah pinus berjalan sesuai ketentuan serta menjaga optimalisasi hasil sadapan di wilayah kerja.

Kegiatan tersebut dilaksanakan langsung oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bawang Sugiarto yang mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur Haris Setiana. Dalam pelaksanaannya, Sugiarto melakukan pengecekan lapangan secara menyeluruh terhadap kondisi tegakan pinus, kualitas koakan sadap, kebersihan lokasi kerja, hingga hasil produksi getah yang diperoleh para penyadap.

Pada kesempatan tersebut, Sugiarto juga berdialog langsung dengan salah satu penyadap, Tikno, guna menyerap aspirasi sekaligus memastikan para tenaga sadap tetap menjalankan kegiatan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan Perhutani.

Dalam arahannya, Sugiarto menyampaikan bahwa kegiatan CDE merupakan bagian penting dalam pengawasan lapangan untuk menjaga kualitas produksi getah pinus serta memastikan kegiatan penyadapan berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi sarana monitoring langsung di lapangan agar proses penyadapan tetap berjalan optimal dan sesuai teknik sadap yang benar. Selain itu, kami juga ingin mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi para penyadap sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan produksi getah pinus tidak lepas dari peran para penyadap sebagai ujung tombak di lapangan. Oleh karena itu, komunikasi dan sinergi antara petugas Perhutani dengan para penyadap harus terus dijaga demi mendukung keberlangsungan produksi dan kelestarian hutan.

Sementara itu, penyadap Tikno menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang dilakukan jajaran Perhutani KPH Pekalongan Timur. Menurutnya, kegiatan monitoring secara langsung memberikan semangat tersendiri bagi para penyadap untuk terus meningkatkan kualitas kerja di lapangan.

“Kami merasa senang karena Perhutani selalu hadir dan memberikan pembinaan kepada para penyadap. Harapannya kerja sama yang sudah baik ini terus berjalan sehingga hasil sadapan tetap maksimal,” tuturnya.

Selain melakukan pengecekan sadapan, petugas juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan kawasan hutan serta mengajak seluruh pekerja lapangan untuk tetap peduli terhadap kelestarian lingkungan sekitar hutan.

Melalui kegiatan CDE tersebut, diharapkan produktivitas getah pinus di wilayah BKPH Bawang dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar hutan. (Pkt/Ran)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *