Ketua Dewan Pengawas Perhutani Tinjau Modernisasi TPK dan Persemaian Jati Unggul di KPH Kendal

KENDAL (25/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal menerima kunjungan kerja Ketua Dewan Pengawas Perum Perhutani, Raden Mas Aris Santosa, di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Subah dan persemaian stek pucuk Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pucungkerep, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Subah, Sabtu (23/05).

Dalam kunjungan tersebut, Raden Mas Aris Santosa didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Mahfudz, Direktur Operasi Perum Perhutani, Natalas Anis Harjanto, segenap Komite Dewan Pengawas, Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, Asep Dedi Mulyadi, beserta jajaran manajemen KPH Kendal.

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pengelolaan hasil hutan kayu dalam rangka modernisasi dan digitalisasi TPK Subah. Selain itu, rombongan juga meninjau pelaksanaan kegiatan teknis kehutanan serta berdialog dengan jajaran petugas lapangan mengenai tata kelola produksi, kualitas hasil kayu, dan upaya peningkatan kinerja operasional di wilayah kerja KPH Kendal.

Modernisasi TPK Subah menjadi bagian dari proyek strategis Perhutani untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan pelayanan. Melalui program tersebut, TPK konvensional diarahkan menjadi lebih modern, tertata rapi, dan profesional. TPK A Subah diketahui memiliki kapasitas penampungan kayu lebih dari 30.000 meter kubik per tahun.

Perhutani juga berkomitmen mempercepat proses verifikasi kayu dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk kayu keamanan agar segera dapat dipasarkan kepada mitra maupun masyarakat. Secara keseluruhan, arah kebijakan Perhutani adalah menjadikan TPK sebagai showcase penjualan kayu yang transparan dan efisien melalui sistem digital, sekaligus mendukung pengelolaan hutan lestari.

Ketua Dewan Pengawas Perum Perhutani, Raden Mas Aris Santosa, menyampaikan bahwa Perhutani terus melakukan perubahan sejalan dengan tuntutan dan tantangan agar perusahaan dapat menjalankan tugas sesuai prinsip going concern.

“Perhutani terus melakukan perubahan melalui modernisasi pengelolaan yang profesional dengan pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan sehingga perusahaan mampu menjawab tantangan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Mahfudz, juga meninjau dan memonitor persiapan serta proses persemaian stek pucuk, khususnya tanaman jati unggul, guna memastikan kesiapan bibit untuk kegiatan penanaman. Peninjauan tersebut meliputi pemeliharaan kebun pangkas agar tanaman induk tetap dalam kondisi baik sehingga mampu menghasilkan stek berkualitas.

Administratur KPH Kendal, Muhadi, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan jajaran Dewan Pengawas dan Sekjen Kementerian Kehutanan ke wilayah kerja KPH Kendal.

“Kunjungan ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami di lapangan. Kami berharap melalui momentum ini, jajaran KPH Kendal memperoleh arahan, bimbingan, dan evaluasi guna meningkatkan semangat kerja serta profesionalisme dalam pengelolaan hutan secara lestari dan produktif demi kemajuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat,” ungkapnya. (Kdl/Tmy)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *