BANYUMAS BARAT (06/07/2026) | Perum Perhutani KPH Banyumas Barat menggelar pembahasan rencana kerja sama pengembangan Wisata Antap di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, bersama BUMDes Mitra Usaha Sejahtera. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi dalam pengelolaan wisata berbasis kawasan hutan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan, peningkatan ekonomi masyarakat, dan pengembangan potensi daerah.
Administratur/Kepala KPH Banyumas Barat, melalui Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif, Kaswan, didampingi Kepala Seksi sub Seksi Agroforestri dan Ekowisata, Widagdo, serta Kepala Seksi Madya Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Winasis, menghadiri pembahasan tersebut. Dari pihak BUMDes Mitra Usaha Sejahtera hadir Ketua BUMDes, Samingan, beserta jajaran pengurus.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai aspek, antara lain mekanisme kerja sama, teknis pengelolaan, peluang pengembangan objek wisata, pemberdayaan masyarakat, serta tahapan administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Administratur/Kepala KPH Banyumas Barat, melalui Kepala Sub Seksi Kemitraan Produktif, Kaswan, menyampaikan bahwa Perhutani terbuka terhadap setiap bentuk kolaborasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengesampingkan prinsip kelestarian hutan.
“Perhutani pada prinsipnya mendukung setiap bentuk kerja sama yang mampu mengoptimalkan potensi kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan BUMDes Mitra Usaha Sejahtera, kami berharap Wisata Antap dapat berkembang menjadi destinasi wisata alam yang dikelola secara profesional, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa, membuka peluang usaha dan lapangan kerja, sekaligus tetap menjaga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan. Seluruh proses kerja sama akan dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku sehingga memberikan kepastian bagi semua pihak,” ujar Kaswan.
Kepala Sub Seksi Agroforestri dan Ekowisata, Widagdo, menambahkan bahwa pengembangan destinasi wisata memerlukan perencanaan yang matang agar mampu berkembang secara optimal. Sementara itu, Kepala Seksi Madya Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Winasis, menekankan pentingnya penyusunan rencana bisnis sebagai dasar pengelolaan wisata yang profesional dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua BUMDes Mitra Usaha Sejahtera Desa Cikakak, Samingan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sambutan positif dari Perhutani terhadap rencana kerja sama tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Banyumas Barat yang telah memberikan ruang untuk berdiskusi mengenai rencana kerja sama ini. BUMDes berkomitmen menjadi mitra yang bertanggung jawab dalam mengelola Wisata Antap dengan melibatkan masyarakat desa sebagai pelaku utama. Kami optimistis kolaborasi ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat, memperkenalkan potensi wisata Desa Cikakak kepada masyarakat yang lebih luas, serta menciptakan pengelolaan wisata yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” ungkap Samingan.
Melalui pembahasan ini, Perhutani KPH Banyumas Barat berharap penyusunan dokumen kerja sama dapat segera ditindaklanjuti sehingga pengembangan Wisata Antap dapat direalisasikan secara bertahap. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi Perhutani, pemerintah desa, BUMDes, serta masyarakat sekitar hutan melalui pengelolaan wisata yang produktif, lestari, dan berkelanjutan. (Byb/Twn)
Editor: Hening
Copyright © 2026
















Leave a Reply