PEKALONGAN BARAT (07/05/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat terus meningkatkan pengawasan dan monitoring kegiatan penyadapan getah pinus di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Guci, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bumijawa. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga produktivitas getah pinus sekaligus memastikan kelestarian tegakan hutan tetap terjaga. Monitoring dilaksanakan oleh Perwira Pembina (Pabin) Jagawana bersama jajaran Polisi Hutan (Polhut) dan petugas lapangan pada Rabu (06/05).
Administratur/Kepala KPH Pekalongan Barat melalui Pabin Jagawana, Siswanto, menyampaikan bahwa monitoring dan pengawasan rutin dilakukan untuk mengevaluasi teknik penyadapan, kondisi pohon pinus, serta kepatuhan para penyadap terhadap standar operasional yang telah ditetapkan perusahaan.
“Monitoring ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga keberlangsungan produksi getah pinus agar tetap optimal tanpa mengabaikan aspek kelestarian hutan. Kami juga terus memberikan pembinaan kepada para penyadap agar pelaksanaan sadapan sesuai prosedur,” ujar Siswanto saat kegiatan monitoring berlangsung di petak sadapan RPH Guci bersama petugas lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kondisi quare, kebersihan tempurung, alur sadapan, hingga kesehatan pohon pinus yang menjadi objek produksi. Selain itu, dilakukan pula pengecekan administrasi hasil sadapan dan evaluasi potensi produksi di masing-masing petak.
RPH Guci yang berada di wilayah BKPH Bumijawa dikenal memiliki potensi getah pinus yang cukup besar dan menjadi salah satu penghasil produksi hasil hutan bukan kayu unggulan di KPH Pekalongan Barat. Oleh karena itu, pengawasan intensif terus dilakukan guna meminimalkan kerusakan pohon akibat teknik sadap yang tidak sesuai serta mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan.
Salah satu mitra penyadap getah pinus di wilayah Guci, Khafid, mengaku senang atas dukungan dan perhatian dari KPH Pekalongan Barat yang turun langsung ke lokasi petak sadapan. Ia juga mengajak masyarakat sekitar hutan, khususnya para penyadap getah pinus, untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan hutan pinus agar manfaat ekonomi dan ekologis dapat terus dirasakan secara berkelanjutan.
Melalui monitoring yang dilakukan secara berkala, diharapkan produktivitas getah pinus di wilayah RPH Guci dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan perusahaan maupun kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Pkb/Sgy)
Editor: Hening
Copyright © 2026
















Leave a Reply