Optimalkan Potensi Musim Kemarau, Perhutani Kedu Selatan Targetkan Kenaikan Produksi Getah

Kedu Selatan (25/6/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan menerima kunjungan kerja Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, A. Fadjar Agung Susetyo, di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadisono pada Rabu (23/06).

Kegiatan tersebut didampingi oleh Administratur KPH Kedu Selatan, Nandang Kusnandar, serta Kepala Seksi Produksi, Agroforestry, dan Ekowisata, Sutikno, dalam rangka pembinaan dan pengawalan produksi getah pinus. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKPH Ngadisono, Titus Kurniawan, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sapuran, Paspin Hermawan, Kepala RPH Sumberejo, Sudiyo, Kepala RPH Kaliwiro, Kharisma Alfian, serta jajaran petugas lapangan.

Kunjungan kerja ini merupakan bentuk perhatian manajemen terhadap upaya peningkatan produksi getah pinus yang menjadi salah satu komoditas strategis Perhutani. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Tengah meninjau langsung kondisi lapangan, berdialog dengan petugas kehutanan dan tenaga penyadap, serta memberikan arahan terkait langkah-langkah optimalisasi produksi pada musim kemarau.

Administratur KPH Kedu Selatan, Nandang Kusnandar, menyampaikan bahwa musim kemarau merupakan periode yang sangat potensial untuk meningkatkan hasil produksi getah pinus. Oleh karena itu, diperlukan pengawalan dan pembinaan secara berkelanjutan agar seluruh proses penyadapan dapat berjalan optimal sesuai ketentuan teknis yang berlaku.

Dalam arahannya, Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, A. Fadjar Agung Susetyo, menyampaikan harapannya agar momentum musim kemarau dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produksi getah pinus guna memenuhi kebutuhan perusahaan. Menurutnya, kondisi cuaca yang relatif mendukung harus diimbangi dengan peningkatan kinerja seluruh jajaran di lapangan.

“Musim kemarau merupakan waktu yang baik untuk meningkatkan produktivitas getah pinus. Saya berharap seluruh jajaran, mulai dari petugas lapangan hingga tenaga penyadap, dapat meningkatkan kinerjanya sehingga produksi getah pinus terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan perusahaan,” ungkap Fadjar.

Selain itu, Fadjar juga menekankan pentingnya disiplin dalam pelaksanaan penyadapan, pengawasan kualitas hasil produksi, serta penerapan teknik sadap yang benar guna menjaga produktivitas pohon pinus. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pencapaian target produksi tidak hanya ditentukan oleh kondisi alam, tetapi juga oleh komitmen dan kerja sama seluruh personel di lapangan.

Sementara itu, Kepala Seksi Produksi, Agroforestry, dan Ekowisata KPH Kedu Selatan, Sutikno, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan produksi getah pinus di seluruh wilayah kerja. Selain itu, pendampingan kepada para penyadap juga akan terus ditingkatkan guna mendukung produktivitas yang optimal.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan semangat dan motivasi seluruh jajaran BKPH Ngadisono semakin meningkat dalam menjalankan tugasnya. Dengan sinergi yang kuat antara manajemen, petugas lapangan, dan tenaga penyadap, Perhutani KPH Kedu Selatan optimistis target produksi getah pinus pada musim kemarau tahun 2026 dapat tercapai bahkan meningkat, sehingga mampu mendukung kebutuhan perusahaan secara berkelanjutan. (Kds/Bhs).

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *