Optimalkan Produksi HHBK, Perhutani Pekalongan Barat Gelar Komsos Lesehan dengan Penyadap Tonjong

PEKALONGAN BARAT (05/07/2026) | Dalam upaya meningkatkan produktivitas getah pinus sekaligus mendorong kesejahteraan para penyadap, Perum Perhutani KPH Pekalongan Barat melalui BKPH Bantarkawung menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan diskusi bersama mitra kerja penyadap yang tergabung dalam Tempat Penampungan Getah (TPG) Kalijurang, RPH Kalinusu, BKPH Bantarkawung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu rumah penyadap di Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Sabtu malam (04/07).

Kegiatan dihadiri jajaran Perhutani KPH Pekalongan Barat, para mandor sadap, petugas lapangan, serta mitra kerja penyadap getah pinus TPG Kalijurang. Forum berlangsung secara dialogis sebagai sarana menyampaikan berbagai masukan, membahas kendala di lapangan, serta menyamakan komitmen dalam meningkatkan produktivitas getah pinus secara berkelanjutan.

Administratur/Kepala Perhutani KPH Pekalongan Barat, melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Kalinusu, Edy Kuwatno, menegaskan bahwa keberhasilan produksi getah pinus sangat bergantung pada sinergi antara Perhutani dan para penyadap sebagai mitra kerja.

“Keberhasilan produksi getah pinus tidak dapat dipisahkan dari peran aktif para penyadap. Oleh karena itu, komunikasi yang baik, evaluasi secara berkala, serta kerja sama yang harmonis menjadi kunci dalam menjaga produktivitas sekaligus meningkatkan kualitas hasil sadapan,” ujarnya.

Selain membahas strategi peningkatan produksi, diskusi juga mengulas penerapan teknik penyadapan sesuai standar, pemeliharaan tegakan pinus, kedisiplinan dalam penyetoran hasil sadapan, serta upaya menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Melalui penerapan teknik yang tepat, produktivitas getah diharapkan meningkat tanpa mengurangi kualitas dan keberlanjutan tegakan pinus.

Perhutani juga mengajak seluruh penyadap untuk terus menjaga semangat kerja, meningkatkan kualitas hasil produksi, serta memperkuat rasa memiliki terhadap kawasan hutan. Keberhasilan produksi getah pinus tidak hanya mendukung pencapaian target perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi para penyadap beserta keluarganya.

Sementara itu, perwakilan mitra kerja penyadap TPG Kalijurang, Wasono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan komunikasi sosial tersebut. Menurutnya, forum seperti ini menjadi sarana yang efektif untuk mempererat hubungan kemitraan sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan di lapangan.

“Kegiatan seperti ini merupakan bentuk perhatian Perhutani KPH Pekalongan Barat dalam membangun komunikasi yang intensif dengan seluruh mitra kerja. Kami berharap hubungan kemitraan semakin harmonis sehingga produktivitas getah pinus terus meningkat, kelestarian hutan tetap terjaga, dan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan ikut meningkat,” ungkap Wasono.

Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, Perhutani KPH Pekalongan Barat terus memperkuat kolaborasi dengan para penyadap sebagai mitra strategis dalam mendukung pengelolaan hutan yang produktif, lestari, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan. (Pkb/Sgy)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *