Pacu Produksi Getah Pinus, KPH Kedu Utara Pererat Hubungan dengan LMDH Andong Lohjinawi

KEDU UTARA (17/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dan koordinasi dengan Kepala Dusun Kudusan, Desa Tirto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, guna memperkuat keberlanjutan kegiatan penyadapan getah pinus di petak sadapan wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pagergunung, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, pada Rabu (17/06).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat desa sekitar hutan dalam mendukung kelancaran produksi hasil hutan bukan kayu (HHBK), sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan hutan secara lestari. Pertemuan tersebut melibatkan Kepala Dusun Kudusan dan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Andong Lohjinawi.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai hal terkait penguatan kelembagaan, keberlangsungan kegiatan penyadapan, serta peningkatan keterlibatan masyarakat sekitar hutan dalam mendukung produksi getah pinus menjadi topik pembahasan. Komunikasi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat hubungan kemitraan yang selama ini telah dibangun antara Perhutani dan masyarakat.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, Herman Sutrisno, mengatakan bahwa komunikasi sosial merupakan langkah penting dalam menjaga kesinambungan pengelolaan hutan dan produksi HHBK yang melibatkan masyarakat sekitar kawasan hutan.

“Perhutani terus membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan di desa sekitar hutan. Melalui koordinasi ini, diharapkan dukungan masyarakat terhadap keberlangsungan kegiatan penyadapan di wilayah RPH Pagergunung semakin kuat sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekaligus menjaga kelestarian hutan,” ujar Herman.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan hutan tidak terlepas dari peran aktif masyarakat sekitar hutan yang selama ini menjadi bagian dari mitra strategis Perhutani. Oleh karena itu, pendekatan komunikasi dan pembinaan secara berkelanjutan terus dilakukan guna menciptakan hubungan yang saling mendukung.

Kepala Dusun Kudusan, Muhammad Khaerul Nasikin, menyampaikan apresiasi atas langkah Perhutani yang secara aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah dusun dan masyarakat.

“Sinergi yang telah terjalin selama ini sangat baik. Kami mendukung upaya Perhutani dalam menjaga keberlanjutan kegiatan penyadapan karena keberadaannya turut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan. Harapannya, kerja sama ini dapat terus ditingkatkan,” ungkap Muhammad Khaerul Nasikin.

Sementara itu, Ketua LMDH Andong Lohjinawi, Sudarman, menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus mendukung berbagai program Perhutani, termasuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam kegiatan penyadapan.

“LMDH bersama masyarakat siap mendukung keberlangsungan kegiatan penyadapan dan menjaga kelestarian kawasan hutan. Dengan komunikasi yang baik, kami optimistis hubungan kemitraan antara Perhutani dan masyarakat akan semakin kuat dan memberikan manfaat bersama,” kata Sudarman.

Melalui kegiatan komunikasi sosial dan koordinasi tersebut, Perhutani berharap terbangun sinergi yang semakin solid antara perusahaan, pemerintah desa, LMDH, dan masyarakat sekitar hutan. Dengan demikian, keberlanjutan pengelolaan hutan serta pemanfaatan HHBK di wilayah RPH Pagergunung, BKPH Ambarawa, dapat berjalan secara optimal dan berkesinambungan. (Kdu/Nurul)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *