Perhutani Kedu Selatan Tingkatkan Kompetensi Petugas melalui Uji Petik Mutu Getah Pinus di Karanggayam

KEDU SELATAN, KEBUMEN (14/06/2026) | Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kemampuan petugas lapangan terhadap standar mutu getah pinus, Tempat Penimbunan Getah (TPG) Wonoyoso RPH Karanggayam BKPH Karanganyar KPH Kedu Selatan melaksanakan kegiatan uji petik mutu getah pinus yang dipandu langsung oleh KSS Pengujian Sutrisno dan Staf Penguji Maryono, Sabtu (13/06).

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tata cara pengambilan sampel, pengujian, serta penilaian mutu getah pinus sesuai standar yang berlaku. Melalui kegiatan ini, diharapkan petugas yang terlibat dalam pengelolaan getah pinus dapat memahami faktor-faktor yang memengaruhi kualitas getah serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mempertahankan mutu hasil produksi.

Administratur KPH Kedu Selatan , melalui KSS Pengujian Sutrisno memberikan penjelasan mengenai proses uji petik, mulai dari teknik pengambilan sampel yang representatif, pemeriksaan kebersihan getah, identifikasi kandungan kotoran, hingga penentuan klasifikasi mutu getah pinus. Petugas lapangan dan para penyadap juga diberikan kesempatan untuk menyaksikan secara langsung proses pengujian getah pinus yang benar sesuai standar.

Selain sebagai sarana pembelajaran, kegiatan uji petik mutu getah ini juga menjadi media evaluasi terhadap kualitas getah pinus yang dihasilkan dari wilayah kerja RPH Karanggayam BKPH Karanganyar. Hasil pengujian dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk meningkatkan kualitas produksi, baik di tingkat penyadap maupun dalam pengelolaan getah di lapangan.

Kepala RPH Karanggayam Budi Yuwono menyampaikan bahwa pemahaman mengenai mutu getah pinus sangat penting karena kualitas hasil produksi akan berpengaruh terhadap nilai jual dan daya saing produk. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi petugas melalui kegiatan pembinaan dan pengujian seperti ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, KSS Pengujian Sutrisno berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh pihak yang terlibat dalam proses produksi getah pinus untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kualitas hasil sadapan sejak di lapangan hingga proses penimbunan. Dengan mutu getah yang terjaga, diharapkan target produksi dan kualitas hasil hutan bukan kayu dapat tercapai secara optimal.

Sementara itu, salah seorang penyadap getah pinus TPG Wonoyoso  BKPH Karanganyar, Parmin, berharap kegiatan uji petik mutu getah pinus yang dilaksanakan Perhutani dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, pembinaan dan pendampingan teknis seperti ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan para penyadap mengenai cara menghasilkan getah pinus yang bersih dan sesuai standar mutu.

Parmin, juga berharap kualitas getah yang semakin baik dapat meningkatkan nilai jual hasil sadapan sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi para penyadap dan keluarga mereka. Ia menyampaikan apresiasi kepada Perhutani yang terus memberikan pembinaan dan motivasi kepada para penyadap dalam menjaga kualitas hasil hutan bukan kayu secara berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan uji petik mutu getah pinus di TPG Wonoyoso, RPH Karanggayam menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas hasil produksi getah pinus. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi petugas sekaligus memperkuat upaya pengendalian mutu guna menghasilkan getah pinus yang memenuhi standar dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun masyarakat yang terlibat dalam kegiatan penyadapan. (Kds/Bhs)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *