Perhutani Kedu Utara Dorong UMKM LMDH Tembus Pasar Lebih Luas

KEDU UTARA (23/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara mendukung dan menghadiri pembukaan Borobudur Indonesia Expo 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Magelang, Kamis (17/09). Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, serta dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Wali Kota Pekalongan, Bupati Temanggung, Wali Kota Magelang, dan sejumlah perwakilan kepala daerah lainnya.

Borobudur Indonesia Expo 2026 dilaksanakan pada 17–20 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi ajang strategis untuk mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, koperasi, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat luas.

Administratur KPH Kedu Utara, Dimyati, menyampaikan bahwa kehadiran Perhutani merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat desa hutan yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

“Sebagai instansi vertikal, Perhutani terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM. Melalui Borobudur Indonesia Expo 2026, kami mendorong produk-produk UMKM LMDH agar semakin dikenal publik, memiliki jangkauan pasar lebih luas, serta mampu meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat desa hutan,” ungkap Dimyati.

Ia menambahkan bahwa Perhutani terus berupaya memberikan ruang promosi bagi produk usaha masyarakat desa hutan, termasuk melalui berbagai kegiatan pameran dan kolaborasi lintas sektor. Dengan demikian, potensi lokal diharapkan dapat berkembang menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, menyampaikan bahwa Borobudur Indonesia Expo 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pasar produk koperasi dan UMKM sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Partisipasi Perhutani dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat sekitar hutan melalui pengembangan usaha produktif dan promosi potensi lokal.

Melalui sinergi berbagai pihak, Borobudur Indonesia Expo 2026 diharapkan mampu membuka peluang kemitraan baru, memperluas pemasaran produk UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa hutan secara berkelanjutan. (Kdu/Nurul)

Editor: Annisha

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *