Perhutani KPH Semarang Perkuat Koordinasi dengan Penyewa Tanah DK untuk Optimalkan Pengelolaan Aset

SEMARANG, (03/07/2026) | Perum Perhutani KPH Semarang terus mengedepankan komunikasi yang harmonis dengan masyarakat dalam pengelolaan aset perusahaan. Sebagai upaya mewujudkan optimalisasi pemanfaatan aset secara tertib dan berkelanjutan, Perhutani KPH Semarang melaksanakan koordinasi bersama masyarakat penyewa Tanah Perusahaan (Tanah DK) yang dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian, Jumat (03/07).

Kegiatan yang berlangsung secara dialogis tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Madya Optimalisasi Aset KPH Semarang, Didik, beserta jajaran dan sejumlah masyarakat penyewa Tanah DK. Dalam pertemuan tersebut, Perhutani memberikan penjelasan mengenai persyaratan, mekanisme, dan proses optimalisasi pemanfaatan Tanah DK agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, forum koordinasi dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi dan masukan dari para penyewa guna memperkuat hubungan kemitraan antara Perhutani dan masyarakat.

Di tempat terpisah, Administratur/Kepala KPH Semarang, Misa Ekaristi, menyampaikan bahwa komunikasi secara langsung dengan masyarakat merupakan langkah penting dalam mendukung pengelolaan aset perusahaan yang profesional, transparan, dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

“Perhutani selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Melalui koordinasi ini kami berharap terbangun kesamaan pemahaman mengenai hak dan kewajiban dalam pemanfaatan Tanah DK sehingga aset perusahaan dapat dimanfaatkan secara optimal, tertib administrasi, serta tetap memberikan manfaat bagi masyarakat yang mengusahakannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, petugas Perhutani juga mengajak para penyewa untuk segera melengkapi persyaratan administrasi dan mengikuti proses perjanjian sewa sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, para penyewa diharapkan turut menjaga aset perusahaan serta memanfaatkan lahan secara produktif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Sementara itu, salah satu penyewa Tanah DK, Sunaryo, mengapresiasi langkah Perhutani yang mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam memberikan penjelasan mengenai pemanfaatan tanah perusahaan.

“Kami menyambut baik adanya koordinasi ini karena memberikan penjelasan yang jelas mengenai hak dan kewajiban kami sebagai penyewa. Kami berharap komunikasi yang baik seperti ini terus dilakukan sehingga hubungan antara masyarakat dan Perhutani semakin harmonis,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Semarang menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan masyarakat melalui pendekatan yang komunikatif, transparan, dan berorientasi pada solusi. Dengan terjalinnya koordinasi yang baik, diharapkan optimalisasi pemanfaatan Tanah DK dapat berjalan secara tertib sesuai ketentuan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pengelolaan aset perusahaan yang berkelanjutan. (Smg/Noe)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *