PEKALONGAN TIMUR (02/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Paninggaran secara rutin melaksanakan kegiatan sambang penyadap di wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sigugur. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan, monitoring, sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan para penyadap getah pinus di lapangan.
Kegiatan sambang penyadap dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan pendampingan terhadap para penyadap yang memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian produksi getah pinus. Dalam kegiatan tersebut, petugas berkomunikasi langsung dengan penyadap sekaligus memantau kondisi kegiatan penyadapan yang dilakukan di lapangan.
Pelaksanaan kegiatan sambang penyadap didampingi tenaga alih daya Tri Hamzan yang turut membantu proses monitoring dan komunikasi dengan para penyadap. Pendampingan secara langsung di lapangan diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memastikan kegiatan penyadapan berjalan sesuai dengan ketentuan dan teknik yang telah ditetapkan.
Sambang penyadap juga menjadi sarana untuk mengetahui berbagai kondisi dan kendala yang dihadapi penyadap selama melaksanakan pekerjaan. Melalui komunikasi secara langsung, petugas dapat menerima masukan dari penyadap sekaligus memberikan arahan terkait upaya menjaga kualitas dan kuantitas produksi getah pinus.
Kepala BKPH Paninggaran Catur Tovix Mardiyanto memberikan apresiasi terhadap kegiatan rutin yang dilakukan RPH Sigugur tersebut. Menurutnya, kegiatan sambang penyadap memiliki peran penting dalam menjaga komunikasi antara petugas dan penyadap sekaligus menjadi bagian dari strategi untuk mendorong peningkatan produktivitas.
“Sambang penyadap bukan hanya kegiatan monitoring, tetapi juga bentuk pendampingan dan perhatian kepada penyadap. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat mengetahui kondisi di lapangan dan bersama-sama mencari solusi terhadap kendala yang dihadapi sehingga produktivitas getah pinus dapat terus meningkat,” ujar Catur Tovix Mardiyanto.
Lebih lanjut, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi para penyadap untuk terus menjaga kualitas pekerjaan. Penyadapan yang dilakukan dengan teknik yang tepat dan memperhatikan kondisi pohon akan memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan produksi sekaligus menjaga kesehatan tegakan pinus.
RPH Sigugur akan terus mengoptimalkan kegiatan sambang dan pendampingan sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi getah pinus. Monitoring secara rutin juga menjadi langkah penting untuk memastikan kegiatan penyadapan berjalan efektif, tertib, serta tetap memperhatikan kelestarian sumber daya hutan.
Perhutani KPH Pekalongan Timur melalui BKPH Paninggaran berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan produktivitas getah pinus melalui penguatan pengawasan, pendampingan, serta komunikasi dengan para penyadap. Kolaborasi antara petugas Perhutani, tenaga alih daya, dan penyadap menjadi kekuatan penting dalam mendukung pencapaian target produksi.
Dengan kegiatan sambang penyadap yang dilakukan secara konsisten, diharapkan hubungan kerja semakin solid, berbagai kendala di lapangan dapat segera ditindaklanjuti, serta produktivitas dan kualitas getah pinus RPH Sigugur terus meningkat.
Perhutani bersama para penyadap terus menjaga tegakan, meningkatkan produktivitas, dan mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan produktif. (Pkt/Ran)
Editor: Nasyia
Copyright © 2026
















Leave a Reply