Perhutani Kenalkan K3L dan Lingkungan kepada Siswa TK Tunas Rimba I Pemalang

PEMALANG, (28/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang memberikan pengenalan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) serta edukasi mengenai lingkungan hidup dan kehutanan kepada siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Rimba I Pemalang di lokasi Persemaian, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dukuh Taban, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedungjati, Minggu (27/09).

Kegiatan tersebut diikuti 38 murid TK Tunas Rimba I Pemalang dari kelompok belajar, tiga guru pendamping, dan lima orang tua murid. Mereka mengikuti kegiatan pengenalan K3L yang dilaksanakan di Persemaian Sentral KPH Pemalang.

Mewakili Administratur KPH Pemalang, Kepala Subseksi (KSS) K3L KPH Pemalang Imam Waluyo selaku pemateri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman dan pengenalan mengenai K3L kepada anak-anak sejak usia dini agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita ingin membuka ruang bagi anak-anak untuk mengenal K3L sejak dini sehingga hal tersebut dapat menjadi budaya ketika mereka dewasa nanti,” kata Imam.

Menurut Imam, agar anak-anak dapat memahami norma K3 dan mencintai lingkungan, materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami. Penyampaian materi dilakukan melalui kegiatan bermain serta pertanyaan yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari.

Dengan adanya kegiatan pengenalan tersebut, anak-anak juga diharapkan dapat mengingatkan orang tua, saudara, maupun orang-orang terdekat mengenai pentingnya memperhatikan K3L.

“Misalnya, ketika orang tua, kakak, atau anggota keluarga hendak berangkat kerja, mereka dapat diingatkan oleh anak untuk berhati-hati, mematuhi peraturan lalu lintas, dan menggunakan alat pengaman seperti helm dan safety belt. Anak-anak juga dapat mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan. Dengan demikian, orang tua dapat tersentuh ketika diingatkan oleh anaknya,” terangnya.

Sementara itu, dalam pengenalan lingkungan, anak-anak diajak berkeliling di lingkungan sekitar persemaian yang dipenuhi berbagai jenis pohon.

“Kita kenalkan jenis pohon serta bagaimana hubungan antarbagian pohon, seperti daun, ranting, dan akar,” terangnya.

Imam menambahkan bahwa pengenalan K3L juga penting diberikan kepada anak-anak yang sudah duduk di jenjang sekolah lanjutan, meskipun dengan konsep yang berbeda. Bagi siswa sekolah lanjutan, edukasi K3L dapat diakomodasi melalui kegiatan Hari K3 Nasional maupun kunjungan ke sekolah untuk menyosialisasikan K3 dan memperkenalkan budaya K3 dengan bahasa yang sesuai bagi anak usia 15–18 tahun.

Sementara itu, perwakilan orang tua murid TK Tunas Rimba I Pemalang, Indah Rohayati, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Perhutani yang telah memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai K3L.

“Menurut kami, kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak usia dini, khususnya siswa TK Tunas Rimba I Pemalang, dapat belajar sambil berekreasi. Mereka bisa bermain sekaligus belajar di lingkungan luar,” ungkap Indah.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan para murid dapat meningkatkan kepedulian dan kecintaan terhadap lingkungan serta hutan.

“Kita sadar bahwa anak-anak adalah ujung tombak bagi kita semua untuk melestarikan hutan Indonesia,” pungkasnya. (Pml/Sks)

Editor: Baim

Copyright ©️ 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *