CEPU (09/10/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Nglebur melaksanakan kegiatan pembinaan dan sosialisasi kepada para pesanggem pada Kamis (8/10). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan serta mengajak para pesanggem untuk bersama-sama menjaga dan merawat tanaman kehutanan agar tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Perhutani memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga tanaman kehutanan sebagai upaya mempertahankan dan memulihkan fungsi ekologis hutan. Tanaman kehutanan berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan daya serap air, mencegah erosi tanah, serta mendukung kelestarian keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, keterlibatan pesanggem dalam merawat tanaman menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan hutan secara berkelanjutan.
Kepala BKPH Nglebur, Karyono, mewakili Administratur KPH Cepu, menyampaikan bahwa pembinaan dan sosialisasi kepada para pesanggem merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian hutan. “Kami mengajak seluruh pesanggem untuk ikut bertanggung jawab dalam menjaga dan merawat tanaman kehutanan yang telah ditanam. Tanaman tersebut bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga menjadi investasi lingkungan bagi generasi mendatang. Dengan perawatan yang baik dan kerja sama semua pihak, fungsi ekologis hutan dapat terjaga dan secara bertahap dipulihkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Karyono menekankan bahwa keberhasilan pembangunan hutan tidak hanya ditentukan oleh kegiatan penanaman, tetapi juga oleh pemeliharaan dan perlindungan tanaman secara berkelanjutan. Para pesanggem diharapkan turut memantau kondisi tanaman, menjaga kebersihan kawasan hutan, serta menghindari tindakan yang dapat merusak tanaman kehutanan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan hutan, termasuk kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau.
Salah satu pesanggem, Mbah Marno, menyambut baik kegiatan pembinaan dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Perhutani BKPH Nglebur. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman bahwa menjaga tanaman kehutanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan secara konsisten. “Kami sebagai pesanggem siap membantu Perhutani menjaga dan merawat tanaman kehutanan. Hutan ini sangat penting bagi kehidupan kita sehingga tanaman yang sudah ditanam harus dijaga agar tumbuh subur dan tidak rusak. Harapannya, hutan tetap lestari dan manfaatnya dapat dirasakan oleh anak cucu kita nanti,” tutur Mbah Marno.
Melalui kegiatan pembinaan dan sosialisasi ini, Perhutani BKPH Nglebur berharap sinergi antara petugas Perhutani dan para pesanggem semakin kuat dalam menjaga kelestarian hutan. Kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Dengan menjaga dan merawat tanaman kehutanan secara bersama-sama, fungsi ekologis hutan diharapkan dapat dipertahankan dan dipulihkan secara bertahap sehingga hutan mampu memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan. (Cpu/Pai)
Editor: Nisa
Copyright © 2026.
















Leave a Reply