BALAPULANG (07/10/2026) | Memasuki musim penghujan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang mulai mempersiapkan kegiatan penanaman tahun 2026. Persiapan dilakukan dengan melibatkan jajaran lapangan mulai dari mandor, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH), hingga Asisten Perhutani (Asper), serta menggandeng Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan penggarap lahan di kawasan hutan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan persiapan tanaman berjalan dengan baik sekaligus memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan. Jajaran lapangan didorong untuk terus melakukan sosialisasi dan koordinasi mengenai persiapan penanaman dengan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan kawasan hutan.
Wakil Administratur KPH Balapulang, Lao De Sahara, saat memberikan edukasi kepada LMDH Desa Malahayu, menyampaikan pentingnya mempersiapkan kegiatan penanaman dengan baik. Menurutnya, keberadaan tanaman palawija yang dikelola masyarakat tetap dapat berjalan berdampingan dengan tanaman pokok Perhutani sehingga memberikan manfaat bagi kedua pihak.
“Kami titip tanaman yang akan ditanam oleh Perhutani. Pak Mandor dan Pak Mantri agar memastikan tanaman Perhutani tidak rusak. Mari bersama-sama menjaga tanaman Perhutani agar hutan tetap lestari dan dapat diwariskan kepada anak cucu secara berkelanjutan,” kata Lao De.
Ketua LMDH Gegerhalang Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Mustafid, S.Pd., mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan sinergi Perhutani dalam berbagai kegiatan di kawasan hutan Malahayu. Ia menyampaikan bahwa LMDH siap terus berkolaborasi dengan Perhutani, termasuk dalam persiapan penanaman tahun ini.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan anggota dan Perhutani untuk menentukan lokasi yang akan ditanami serta lokasi yang membutuhkan penyulaman atau perawatan tanaman. Di wilayah Desa Malahayu, penanaman tahun ini berada di beberapa petak. Kami siap menyukseskan kegiatan penanaman bersama anggota LMDH dan penggarap lahan di bawah tegakan, sekaligus merawat tanaman yang ditanam Perhutani,” ujar Mustafid.
Melalui koordinasi dan keterlibatan masyarakat tersebut, Perhutani KPH Balapulang berharap persiapan hingga pelaksanaan penanaman tahun 2026 dapat berjalan optimal. Sinergi dengan LMDH dan penggarap lahan diharapkan mampu mendukung keberhasilan tanaman sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan secara berkelanjutan. (Blp/yuli)
Editor: Nisa
Copyright © 2026
















Leave a Reply