Perhutani KPH Banyumas Timur Apresiasi Pengabdian Pabin Jagawana dalam Menjaga Keamanan Hutan

BANYUMAS TIMUR (05/08/2026) | Ada tugas yang tidak selalu terlihat, tetapi kehadirannya terasa setiap hari. Di balik berbagai kegiatan pengelolaan hutan, terdapat sosok yang selama bertahun-tahun menjadi penghubung antara Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur dan pihak Kepolisian. Tugas itu diemban oleh Perwira Pembina (Pabin) Jagawana, personel Polri yang mendapat penugasan untuk mendampingi Perhutani dalam mendukung keamanan kawasan hutan sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi.

Suasana hangat mewarnai pelepasan Pabin KPH Banyumas Timur yang memasuki masa purna tugas pada Senin (03/08). Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan Perhutani atas pengabdian yang telah diberikan selama mendampingi berbagai kegiatan pengelolaan hutan di wilayah KPH Banyumas Timur.

Berbeda dengan anggota Perhutani, Pabin merupakan personel Kepolisian Negara Republik Indonesia yang ditugaskan secara kedinasan untuk melaksanakan fungsi pembinaan dan pendampingan pada instansi tertentu. Dalam lingkungan Perhutani, Pabin berperan membangun komunikasi antara Perhutani dan Polri, memberikan masukan terkait aspek keamanan, serta mendukung penyelesaian berbagai persoalan yang berkaitan dengan perlindungan kawasan hutan. Kehadiran Pabin juga menjadi jembatan koordinasi apabila diperlukan penanganan bersama terhadap gangguan keamanan maupun kegiatan yang melibatkan aparat kepolisian.

Selama menjalankan tugas di KPH Banyumas Timur, Pabin turut mendampingi berbagai kegiatan, mulai dari pengamanan kawasan hutan, pembinaan kepada petugas lapangan, hingga penguatan koordinasi dengan kepolisian sektor maupun kepolisian resor. Peran tersebut sering kali berjalan di balik layar, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional pengelolaan hutan.

Administratur KPH Banyumas Timur, Andrie Syailendra, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas.

“Jajaran KPH Banyumas Timur mengucapkan terima kasih atas pendampingan, perhatian, dan kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik selama ini. Kehadiran Pabin bukan hanya memperkuat koordinasi dengan Polri, tetapi juga memberikan rasa aman bagi jajaran Perhutani dalam menjalankan tugas di lapangan. Semoga masa purna menjadi awal pengabdian dalam bentuk yang berbeda dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan baik yang telah dibangun selama bertahun-tahun menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian hutan. Pengelolaan kawasan hutan membutuhkan dukungan banyak pihak karena tantangan di lapangan tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja.

Sementara itu, Pabin Jagawana KPH Banyumas Timur, Aziz Muslim, mengaku bersyukur dapat mengakhiri masa tugas dengan penuh kebersamaan.

“Kami merasa bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan KPH Banyumas Timur. Banyak pengalaman dan pelajaran yang saya peroleh selama mendampingi rekan-rekan Perhutani. Saya berharap hubungan baik yang sudah terjalin tetap terjaga, dan semoga seluruh jajaran selalu diberikan kelancaran dalam menjaga hutan,” tuturnya.

Bagi masyarakat, perlindungan hutan sering kali dipahami sebatas patroli atau penegakan hukum. Padahal, upaya tersebut juga ditopang oleh koordinasi antarlembaga yang berlangsung setiap hari. Komunikasi yang baik antara Perhutani, Kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting agar berbagai potensi gangguan terhadap kawasan hutan dapat dicegah sejak dini.

Pelepasan ini bukan sekadar seremoni melepas masa purna. Bagi Perhutani KPH Banyumas Timur, momen tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga hutan adalah kerja bersama yang dibangun melalui kepercayaan, dedikasi, dan hubungan antarmanusia. Pengabdian seorang Pabin mungkin telah mencapai garis akhir, tetapi jejaknya akan tetap menjadi bagian dari cerita para penjaga hutan yang bekerja dalam diam demi kelestarian hutan untuk generasi mendatang. (Byt/Mei)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *