CEPU, BLORA RAYA (12/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngawenan melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat Desa Ngawenan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Kamis (11/06).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya strategis dalam melindungi hutan dari ancaman perusakan. Melalui komunikasi sosial dan pembinaan masyarakat sekitar hutan, personel satuan pengamanan kehutanan berupaya meningkatkan perlindungan dan pengamanan hutan sekaligus memberikan pemahaman serta edukasi mengenai dampak kerusakan tutupan lahan dan hutan.
Mewakili Administratur KPH Cepu, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngawenan, Mustakim, mengatakan bahwa perlindungan dan pengamanan hutan bertujuan menjaga hutan, kawasan hutan, satwa liar, dan ekosistemnya agar fungsi lindung, fungsi konservasi, serta fungsi produksi dalam suatu kesatuan ekosistem dan lanskap dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.
Menurutnya, komunikasi sosial merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang bertujuan meningkatkan keharmonisan dan kerja sama yang baik dengan seluruh komponen masyarakat di wilayah pangkuan Perhutani KPH Cepu agar dapat bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan.
“Komunikasi sosial yang terus berjalan dalam jangka panjang akan menciptakan perubahan sosial yang dapat menyentuh lingkup individu hingga sistem sosial sehingga mampu membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian hutan. Komunikasi sosial juga menjadi instrumen yang berfungsi sebagai sarana dialog, penyampaian pesan, dan interaksi kepada masyarakat sekitar hutan untuk mencapai tujuan ‘Lestari Hutanku, Lestari Alamku’,” harap Mustakim.
Sementara itu, perwakilan masyarakat Desa Ngawenan, Sugiono, mengapresiasi Perhutani yang telah memberikan ruang bagi masyarakat sekitar hutan untuk berdiskusi. Menurutnya, masyarakat hanya ingin diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, keluh kesah, serta harapan kepada Perhutani.
Lebih lanjut, Sugiono menjelaskan bahwa pada dasarnya masyarakat sekitar hutan akan selalu bersikap proaktif kepada Perhutani untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan di wilayah pangkuan Perhutani KPH Cepu.
“Kami berharap komunikasi seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung dan bersama-sama menjaga kelestarian hutan demi kepentingan generasi mendatang,” ujarnya. (Cpu/Pai).
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply